Kabur Usai Membunuh, Nelayan Asal Konsel Diciduk Polisi di Hutan Bakau

947
 

Kendari, Inilahsultra.com – Usai menikam Asdan (24) hingga meninggal dunia, Lukman (19) sempat melarikan diri hingga ke hutan bakau di Desa Torekuku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Namun, pelarian pria asal Desa Koeono, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sia-sia. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkusnya di tempat persembunyiannya di hutan bakau.

- Advertisement -

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Fitrayadi mengatakan, awalnya rekan korban, Dandi saling chatting via WhatsApp dengan salah satu dari rekan terlapor bernama Ebin. Mereka ingin bertemu untuk membahas permasalahan yang sebelumnya terjadi minggu lalu, antara pemuda Desa Labokeo dengan pemuda Desa Koeono.

“Kemudian kedua kelompok pemuda ini bertemu, masing-masing kelompok berjumlah sekitar delapan orang. Saat mereka bertemu terjadi berbincang tentang permasalahan yang sebelumnya terjadi,” jelas Fitrayadi, Kamis 16 Januari 2020.

Mantan Kasat Reskrim Polres Muna ini melanjutkan, tiba-tiba Ebin memukul korban. Kemudian Lukman datang dari arah depan, langsung menikam korban sebanyak dua kali tusukan dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Hingga korban mengalami luka tusuk pada bagian rusuk kiri dan ulu hati.

“Akibat luka yang cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Ismoyo Kendari. Namun setelah sampai di Rs Ismoyo, korban sudah meninggal dunia,” katanya.

Pelaku penikaman sempat melarikan diri, pengejaran pun dilakukan. Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, terduga pelaku terlihat di wilayah Tinanggea. Lalu, polisi menerima informasi bahwa terduga pelaku ada di Desa Torekuku. Pelaku bersembunyi di bawah rumah penduduk.

“Sekira pukul 11.00 WITa, pencarian dilanjutkan di hutan bakau yang terletak di Desa Torekuku Kecamatan Tinanggea dan kurang lebih satu jam, pelaku berhasil kami tangkap di hutan bakau,” tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...