Dua Pengedar Sabu Jaringan Lapas Diciduk, Salah Satunya Anak di Bawah Umur

1846
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dua pemuda berperan sebagai pengguna dan pengedar sabu jaringan Lapas Kendari ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe Selatan, salah satunya masih tergolong anak di bawah umur.

Penangkapan itu terjadi, Jumat 10 Januari 2020, sekira pukul 14.30 WITa, Anggota Satresnarkoba Polres Konsel mendapat informasi bahwa ada transaksi narkoba di Desa Lerepako, Kecamatan Laeya.

- Advertisement -

Menindaklanjuti infromasi itu, anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Konsel tiba di salah Bengkel di Desa Lerepako menemukan FI (17) sedang memiliki, menyimpan atau menguasai 1 paket sabu yang dikemas dalam plastik bening.

Kasatreskoba Polres Konsel IPTU Ismail mengatakan, sabu tersebut ditemukan di saku jaket yang dikenakannya. Tak sampai di situ, polisi melakukan interogasi asal barang haram tersebut. FI menyebut, sabu tersebut diperoleh dari Bangkit (25) yang berdomisili di Lorong Segar, Kota Kendari.

“FI memberikan informasi kepada kami, Bangkit sementara dalam perjalanan menuju Konsel untuk mengantarkan kiriman sabu kepada seseorang,” ucap Ismail, Jumat 17 Januari 2020.

Dari laporan FI, sambung Ismail, tim Opsnal Satresnarkoba memantau pergerakan Bangkit dengan cara melakukan pembuntutan, saat Bangkit melintas di Jalan Poros Kendari- Andoolo petugas langsung menghentikannya.

“Ketika dilakukan penggeledahan, kami temukan sabu sebanyak 1 sachet yang disimpan di dalam kaos kaki sebelah kiri,” ucapnya lagi.

Usai digeledah, Bangkit diinterogasi petugas. Bangkit mengaku sabu tersebut diperoleh dari Wawan yang ada di Lapas Klas IIA Kendari, yang saat ini sedang menjalani hukuman.

“Dari tangan keduanya barang bukti sabu yang diamankan, satu paket sabu dengan berat bruto 0,18 gram, satu jaket warna Cokelat, satu paket sabu dengan berat bruto 0,46 gram, Handphone Android merk Samsung dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy,” bebernya.

“Kedua pelaku diduga sebagai pengguna dan pengedar narkotika,” tambahnya.

Keduanya disangkakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) lebih subsider pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...