Rp 2 Miliar Dianggarkan Perbaiki Gedung DPRD Sultra yang Rusak Akibat Demo

302
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menganggarkan perbaikan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra sebanyak Rp 2 miliar.

Sekretaris DPRD Sultra Trio Prasetio Prahasto mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi dengan pihak Pemprov dana perbaikan gedung yang rusak pada demo penolakan sejumlah revisi undang-undang salah satunya revisi UU KPK akan masuk dalam dana kontigensi di tahun 2020.

- Advertisement -

“InsyaAllah gedung yang rusak akan dilakukan perbaikan. Rencana mulai dikerjakan pada bulan Maret 2020. Dana Rp 2 miliar tidak masuk dalam DPA Sekretariat DPRD,” jelas Trio Prasetio Prahasto saat ditemui di salah satu warung Kopi di Kota Kendari, Kamis 16 Januari 2020.

Untuk gedung perbaikan, Trio menjelaskan, ada gedung A dan gedung C, karena kedua gedung tersebut rusak akibat dibakar oleh mahasiswa saat demo beberapa bulan lalu.

Dana Rp 2 miliar bukan hanya memperbaiki gedung, akan tetapi termasuk membangun pagar pembatas antara Sekretariat DPRD dan kantor Bulog. Kemudian akan dibelikan
perlengkapan sekretariat, karena beberapa perlengkapan ikut terbakar oleh massa.

“InsyaAllah anggaran Rp 2 miliar cukup untuk memperbaiki gedung, pagar pembatas dan perlengkapan Sekretariat DPRD Sultra,” jelasnya.

Selain gedung A dan gedung C, kata Trio, ada gedung B kondisinya rusak parah, yang tidak bisa lagi digunakan. Ia menyebut, gedung B sudah tua dan tidak layak untuk digunakan.

“Untuk gedung B akan dianggarkan tersendiri, karena hasil komunikasi dengan Gubernur Ali Mazi gedung B akan dihancurkan dan dibangun gedung baru,” ujarnya.

Dengan kondisi gedung rusak, kata Trio, saat ini staf sekretariat berkantor di beberapa ruangan anggota dewan.

“Tapi sama sekali tidak mempengaruhi kinerja mereka, dan tetap berjalan seperti biasa dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Mengenai kendaraan roda dua milik staf DPRD Sultra yang juga ikut terbakar pada saat demo, kata Trio, itu tidak dianggarkan.

“Saya juga sudah berupaya untuk dianggarkan, tapi tidak setujui. Saya meminta maaf kepada staf Sekretariat DPRD, karena tidak ada biaya untuk pergantian kendaraannya,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...