BNI Akan Ganti Uang Nasabah yang Kena Skimming dengan Syarat Isi Formulir

3076
 

Kendari, Inilahsultra.com – Bank Negara Indonesia (BNI) berjanji akan menggantikan uang nasabah yang raib akibat dicuri atau diskimming oleh orang tak bertanggung jawab.

Meski demikian, bagi nasabah yang mengaku kehilangan uang akibat skimming ini harus mengisi formulir pengaduan.

- Advertisement -

“Nanti ada beberapa formulir diisi termasuk identitas nasabah, dan akan dicocokan saldonya, dan nanti dilihat jam berapa penarikan,” kata Pemimpin BNI Kendari area Sultra Muzakkir, Sabtu 18 Januari 2020.

Ia mengaku, BNI juga rugi akibat skimming ini karena harus mengganti uang nasabah yang tetiba hilang.

Saat ini, BNI Kendari telah membuka loket pengaduan di Kantor BNI Cabang Mandong. Hal itu dilakukan sebagai langkah responsif atas keluhan nasabah.

“Kita akan proses, makanya pada Senin nanti, kami akan buka konter tersendiri untuk melayani nasabah jadi korban skimming ini,” imbuhnya.

Ia menyebut, kasus skimming sering terjadi di bank-bank, bukan hanya menerpa BNI, melainkan bank lainnya.

Untuk itu, ia berharap, para nasabah tidak panik dan khawatir karena BNI akan bertanggung jawab soal masalah ini.

Sementara itu, Bidang Layanan BNI Kendari Ikram menyebut, skimming ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab di anjungan tunai mandiri (ATM).

Pelaku memasang alat tertentu di mulut ATM untuk merekam data nasabah yang bertransaksi.

“Mereka menggunakan duplikat ATM dan memindahkan data nasabah,” bebernya.

Sebelumnya, salah satu nasabah, Andi Puhu menyebut, uang istrinya tiba-tiba berkurang setelah mengetahui lewat SMS Banking. Padahal, kata dia, istrinya tidak melakukan penarikan sekitar pukul 23.00.

Ia menyebut, pelaku mencuri uang sebanyak Rp 19 juta di rekening istrinya dengan penarikan beberapa kali.

Anehnya, penarikan bisa sampai Rp 3 juta. Padahal, biasanya, khusus penarikan di ATM, limitnya hanya Rp 2,5 juta.

Menurut Ikram, akibat skimming ini, penarikan bisa melebihi limit yang ditentukan.

“Normalnya itu harusnya Rp 2,5 juta, tapi namanya skimming bisa menarik lebih dari limit yang normal,” tuturnya.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...