SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Nelayan Batauga

1011
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap satu nelayan yang dilaporkan bolang, La Ode Samiun (60) pada Jumat 17 Januari 2020 kemarin.

Pada hari ini, Sabtu 18 Januari 2020, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian pada pukul 06.00 WITA.

- Advertisement -

Humas Basarnas Kendari Wahyudi menyatakan, operasi SAR diperluas hingga 3 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian.

“Operasi SAR akan dilakukan dengan memperluas wilayah pencarian hingga 3 NM dari LKK mengingat banyaknya personel yang ikut bergabung dalam melakukan pencarian hari ini,” kata Wahyudi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga Pemadam Kebakaran Buton Selatan turut dilibatkan untuk mencari satu nelayan La Ode Samiun (60) yang hilang antara perairan Batauga dan Pulau Siompu, Jumat 17 Januari 2020.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi merinci, Rescuer Pos SAR Baubau menurunkan 7 orang personelnya.

Kemudian, Polres Buton 15 orang, BPBD Buton Selatan 15 orang, Koramil Batauga 5 orang, Dinas Sosial Buton Selatan 5 orang, Dinas Kelautan dan Perikanan Busel 3 orang, Satpol PP Busel 8 orang, Brimob 12 orang, Damkar Busel 4 orang, Dinas Koperasi Busel 4 orang, Dinas Kominfo Busel 2 orang, dan keluarga korban dan nelayan sekitar 40 orang.

“Alat yang digunakan dalam pencarian ini, RIB Basarnas Kendari, Speed Boat  BPBD Busel dan longboat milik nelayan setempat 4 unit,” beber Wahyudi.

Sejak dilaporkan hilang, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian hingga sore kemarin namun hasilnya nihil. Untuk itu, pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.30 WITA dan dilanjutkan hari ini.

Diberitakan, salah satu nelayan asal Batauga Kabupaten Buton Selatan, La Ode Samiun (60) dilaporkan hilang, Jumat 17 Januari 2020.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi menyatakan, sekira pukul 10.15 Wita, pihaknya menerima informasi dari salah satu personel Polsek Batauga Andri bahwa pada pukul 09.00 Wita telah terjadi musibah pelayaran dimana seorang nelayan dilaporkan hilang di antara perairan Batauga dan Pulau Siompu.

Korban diketahui keluar melaut untuk memancing pada pukul 08.00 Wita menggunakan longboat.

“Sudah dilakukan pencarian oleh keluarga korban dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima,” katanya.

Berdasarkan informasi, lanjut dia, keluarga korban hanya mendapatkan longboat korban sudah dalam keadaan kosong.

Atas informasi itu, pukul 10.30 Wita, tim rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan satu unit RIB membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

“Jarak lokasi dengan Pos SAR Baubau sekitar 7,3 Nautical Mile,” tuturnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...