Babinsa Tangkap Dua Unit Mobil Truk Muat Kaya Ilegal dari Konut

326
 

Kendari, Inilahsultra.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1417-08 Asera mengamankan dua unit mobil bernomor polisi  DD 8462 KS dan DT 9296 LE. Kedua truk ini diduga mengangkut kayu illegal.

Mobil pengangkut kayu ini diduga tidak memiliki dokumen resmi, saat melintasi jalur Asera menuju Kendari. Tepatnya di pertigaan Andowia-Asera, Minggu 19 Januari 2020 sekira pukul 23.30 WITa.

Malam itu, Anggota Koramil 08 Asera, Serda La Gawe, Sertu Pindah dan Serda Amiluddin, sedang berjaga di Koramil 08 Asera, mereka curiga dengan mobil dump truck yang dikemudikan Andre dan Imran, sehingga dilakukan penahanan terhadap kedua mobil tersebut.

Setelah diperiksa, mobil tersebut mengangkut kayu jenis Huma dan kayu Merah berbentuk bantalan balok masing- masing bermuatan 10 kubik tanpa dilengkapi surat-surat atau dokumen.

Lalu, Anggota Babinsa membawa kedua mobil tersebut ke Markas Koramil 08 Asera untuk diamankan. Danramil 08 Asera Mayor Infanteri Hilmansyah melaporkan kepada Dandim 1417/Kendari, Kolonel Infanteri Alamsyah.

“Proses penahanan masih dilakukan hingga saat ini, kayu tersebut diturunkan karena tidak dapat menunjukan bukt-bukti surat atau tidak dilengkapi dokumen,” ujar Alamsyah, Senin 20 Januari 2020.

Dandim akan berkoordinasi dengan kepolisian serta Dinas Kehutanan setempat untuk segera menindak lanjuti ini.

“Salah satu dampak dari penebangan liar hutan adalah banjir,” tuturnya.

Alamsyah menambahkan, penembangan liar hutan penyebab banjir bandang yang terjadi pada beberapa waktu lalu yang menimpa Kabupaten Konawe Utara.

“Akibat dari penebangan hutan secara liar, resapan air di hutan akan berkurang. Kami sebagai Aparat negara mempunyai kewajiban penuh untuk menjaga kelestarian hutan khususnya yang berada di wilayah teritorial Kodim 1417/Kendari. Untuk itu kami akan menindak tegas bagi para pelaku pengrusakan hutan,” tegas Perwira dengan tiga Melati dipundak ini.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...