Jadi Kurir Narkoba, Perempuan 18 Tahun di Konsel Ditangkap Polisi

2187
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kurir wanita FA alias FE (18) ditangkap Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra, Sabtu 18 Januari 2020, sekira pukul 13.20 WITa.

Perempuan kelahiran Kendari, 4 Januari 2002 itu ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Desa Puosu Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten. Konawe Selatan (Konsel).

- Advertisement -

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sultra, AKBP Abdul Kadir melalui, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Nur Akbar mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial FE.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim lidik unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sultra, ternyata informasi itu benar,” terang Nur Akbar, Senin 20 Januari 2020.

Mantan Kapolres Konawe ini melanjutkan, seorang personel Ditresnarkoba Polda Sultra menyamar jadi pembeli (undercover buy), tim kemudian melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sabu sebanyak 13 (tiga belas) paket.

“Paket tersebut disimpan di dalam lemari kaca perabot rumah tangga. Dari hasil interogasi, FA peroleh sabu dari seorang napi perempuan berinisial SS,” ujarnya.

Menurut perempuan asal Konawe Selatan itu, napi tersebut saat ini sedang menjalani proses hukum di Lapas Kelas IIA Kendari, dari hasil keterangan tersebut tim melakukan upaya pengembangan. Namun belum ada petunjuk lain untuk dilakukan upaya paksa terhadap napi yang disebutkan oleh tersangka.

“Tim membawa tersangka dan barang bukti di Mako Polda Sultra, untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” bebernya.

Nur Akbar menambahkan, FA merupakan kurir sekaligus tukang tempel (tutel) yang mengedarkan sabu, dengan cara menunggu perintah bosnya yang berada di Lapas Kelas IIA Kendari.

Adapun barang bukti yang diamankan 13 paket sabu terdiri dari, 12  paket kecil, 1 paket sedang, jumlah keseluruhan 16,23 gram.

Selain itu,  barang bukti lainnya, satu unit HP warna putih merek VIVO Y15, satu buah wadah plastik warna Hijau dan dua batang pipet warna putih.

Atas perbuatannya, FA disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) dan UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman lima (5) hingga 20 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...