Pemprov Sultra Fokus Optimalisasi PAD, Pajak Air Permukaan Ditarget Rp 40 Miliar

460
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dalam acara Ngobrol Kinerja atau Ngoki sesi ke IV, Pemprov Sultra kebanyakan membahas tentang optimalisasi pendapatan asli daerah.

Kepala Bapenda Sultra Yusuf Mundu mengaku, tugas pokok Badan Pendapatan Daerah semakin menantang dan berinovasi dengan  melihat potensi-potensi pendapatan daerah di Sultra yang masih banyak belum terdeteksi.

- Advertisement -

“Contohnya pajak air permukaan yang belum optimal memberikan pendapatan daerah. Bapenda  telah mensosilisasikan kepada para pengusaha tambang, industri, perhotelan berdasarkan Pergub No. 27 Tahun 2019 tentang Air Permukaan,” jelasnya.

Adapun aturan tarif air permukaan berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Balai Wilayah Sungai, yaitu Rp 500.- perkiloliter.

Untuk itu, kata dia, Bapenda mendapatkan target pajak air permukaan dari Rp 27 miliar naik menjadi Rp 40 miliar.

Sementara itu, Kepala BPKAD Sultra Isma menyebut, sejak berlakunya Perpres tentang insentif, maka setiap OPD (23 OPD di Pemprov Sultra) wajib membuat SK penetapan target dan SK penerima insentif yang ditetapkan oleh Keputusan Gubernur.

“Dengan besaran penerimaan insentif 3 persen dari penetapan target, sehingga ketika perencanaan membuat anggaran untuk  penerimaan insentif, jangan melebihi penetapan target,” tuturnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...