Dirut PDAM Muna : SPAM di Kecamatan Watopute Tidak Beroperasi karena Warga Belum Bermohon

499
 

Raha, Inilahsultra.com-Direktur Utama PDAM Muna, Yayat Fariki angkat bicara terkait persoalan air bersih yang dikeluhkan oleh warga Kecamatan Watopute. Kata dia, untuk sarana dan prasarana sudah siap tinggal keinginan masyarakat untuk menyambung aliran air bersih atau instalasi perpipaan munuju rumah warga.

Yayat menyampaikan bahwa persoalan air bersih di kecamatan Watopute sudah menjadi persoalan sejak tahun lalu.

“Yang menjadi permasalahan utama sebenarnya tinggal keinginan masyarakat untuk bermohon ke PDAM untuk menyambung pipa air bersih yang menuju ke rumah warga, tapi sampai sejauh ini belum ada masyarakat yang bermohon ke PDAM,” terangnya.

Selain itu, Yayat Fariki mengungkapkan, SPAM di Kecamatan Watoputih telah ada sejak tahun 2015, namun karena banyak pelanggan yang kurang lebih 200 kepala keluarga (KK) menunggak beberapa bulan. Sehingga, pengelolaan SPAM Watopute dihentikan.

“Tapi atas kebijakan Bupati Muna yang memberikan pemutihan kepada masyarakat yang menunggak sebanyak kurang lebih 200 KK ini,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan bukan karena tidak adanya ketersediaan air tapi masyarakat tidak mau mengajukan permohonan kepada pihak PDAM untuk menyambung pipa menuju rumah warga dengan alasan trauma.

“Keinginan warga disambung dulu nanti air mengalir baru membayar, sementara mekanisme sesuai aturan tidak seperti itu,” imbuhnya.

Yayat kembali menegaskan, SPAM di Kecamatan Watoputih siap dioperasikan, jika masyarakat bermohon ke PDAM untuk penyambungan air bersih ke rumah-rumah warga.

Reporter : Iman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...