Sudah 115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

339
 

Kendari, Inilahsultra.com – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Kendari mencatat sudah 115 nasabah yang melaporkan diri telah menjadi korban skimming.

Kebanyakan, peristiwa skimming rekening nasabah BNI terjadi pada 17 Januari 2020.

- Advertisement -

“Hingga hari ini, sudah ada 115 nasabah yang melapor jadi korban skimming,” kata Bidang Layanan BNI Cabang Kendari Ikram, Rabu 22 Januari 2020.

Ikram menyebut, sebanyak 98 nasabah sudah dikembalikan uangnya dengan total Rp 500 juta. Masih ada 17 nasabah lagi yang baru kemarin melapor dan penggantian uangnya diupayakan hari ini.

“Hari ini kita selesaikan,” tambahnya.

Ia menyebut, pihaknya masih membuka loket pengaduan bagi nasabah yang menjadi korban skimming. Namun, nasabah harus lebih dulu mengisi formulir dan menyampaikan data-data indentitas diri.

“Sudah pasti akan digantikan asal memenuhi bahwa jadi korban skimming,” katanya.

Ia menyebut, kebanyakan nasabah yang menjadi korban skimming menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM) dengan fasilitas pengamanan chip.

Meski demikian, fasilitas tersebut masih juga bisa dibobol oleh skimmer.

“Nanti akan ada perbaikan dari kantor pusat karena peristiwa ini terjadi juga di Bali,” imbuhnya.

Skimming adalah tindakan pencurian informasi dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit atau kartu kredit secara ilegal.

Setelah mengambil data nasabah, pelaku melakukan transaksi di ATM dan menarik uang nasabah menggunakan kartu ATM duplikat.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...