Sekitar Rp 40 Miliar lebih Aset Buton Belum Diserahkan ke Buteng

954
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mencatat masih ada sekitar Rp 40 Miliar lebih aset pada Pemerintah Kabupaten Buton sebagai daerah induk yang belum diserahkan.

Selama ini, proses penyerahan aset baru dilakukan satu kali yakni pada saat Kabupaten Buton memekarkan Kabupaten Buton Tengah (Buteng) pada tahun 2014 lalu. Aset tersebut senilai Rp 893 Miliar.

- Advertisement -

“Yang belum diserahkan dan masih dalam proses untuk penyerahan masih ada senilai kurang lebih Rp 40 Miliar yang terdiri dari aset jalan, bangunan, dan kendaraan,” ungkap Kepala Bidang Aset BPKAD Buteng Muslimin, saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 23 Januari 2020.

Sebenarnya, lanjut dia, sudah ada koordinasi dari dua daerah tersebut untuk penyelesaian aset yang tersisa. Pada tahun 2019 lalu sekira bulan November sudah ada komunikasi penyerahan, namun Pemkab Buteng masih fokus dengan laporan akhir tahun sehingga belum sempat diselesaikan.

Muslimin beranggapan, pihaknya akan menyelesaikan persoalan aset secepat mungkin dengan Pemerintah Kabupaten Buton.

“Mudah-mudahan satu dua bulan ini kita sudah bisa selesaikan dan terima aset dari Kabupaten Buton, namun kita harus inventarisasi apakah aset-aset itu masih ada atau tidak, setelah itu kita akan melakukan serah terima,” bebernya.

Kata dia, Pemkab Buteng tidak mau kecolongan dalam penyerahan aset tersebut. Pasalnya, bila aset yang diserahkan tidak ada akan mempengaruhi penilaian dan pemberian opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Makanya kita harus inventarisir sebelum melakukan penyerahan karena jangan sampai mempengaruhi opini BPK. Padahal kita sudah mendapat WTP tahun lalu, jangan sampai penyerahan ini mempengaruhi opini itu,” bebernya.

Menurut Muslimin, aset senilai Rp 40 Miliar itu belum termasuk aset PDAM Buton yang ada di Buteng.

“Untuk PDAM dia hitungannya beda. Dia masuk kekayaan daerah yang dipisahkan, jadi hitungan asetnya dipisahkan dengan keuangan daerah lainnya karena dia termasuk Badan Usaha Milik Daerah. Jadi dihitung secara sendiri,” terangnya.

Untuk penyerahan aset PDAM Buton, terang Muslimin, hingga kini belum jelas. Belum ada informasi soal rencana penyerahan tersebut.

“Kalau untuk PDAM sendiri belum ada kejelasan terkait penyerahannya. Belum ada informasi terbaru untuk itu,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...