Warga Watopute Nilai Pernyataan Dirut PDAM Muna Ngawur

950
 

Raha, Inilahsultra.com – Konsorsium Pemuda Watopute Menggugat (KPWM) menilai pernyataan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Muna Yayat Fariki ngawur.

Ahmad Zulfikar dari perwakilan KPWM mengaku, pihaknya sudah pernah bertemu dengan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Muna Yayat Fariki.

- Advertisement -

“Sejak kami bertemu dengan si Yayat sebelum aksi demo, ia mengatakan ada permainan proyek di Kecamatan Watopute, harusnya pernyataan itu ditindaklanjuti oleh meraka yang tahu masuknya proyek di Kecamatan Watopute,” kata Zulfikar kepada Jurnalis inilahsultra.com, Rabu 23 Januari 2019.

Sebelumnya, Yayat mengatakan bahwa PDAM pernah beroperasi di Kecamatan Watopute pada 2015 silam. Hanya saja, sebanyak 200 warga menunggak iuran.

Pernyataan Yayat dinilai Zulfikar sebuah keterangan yang tak benar dan tidak sesuai fakta lapangan.

Warga sudah pernah mengeluarkan biaya untuk pemasangan sambungan meteran dari pipa ke rumah-rumah. Namun, air tak kunjung mengalir ke rumah warga.

“Dengan gampangnya warga percaya, dengan janji bahwa minggu depan air akan mengalir. Masuk akal tidak masyarakat tidak membayar iuran perbulan, sementara air di Kecamatan Watopute sampai hari ini belum ada,” tuturnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...