KPU Butur Resmi Tutup Pendaftaran PPK, Tercatat 113 Orang Berebut 30 Kuota

680
 

Buranga, Inilahsultra.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton Utara (Butur) resmi menutup Pendaftaran Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) yang bakal bertugas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Butur tahun 2020.

Pendaftaran perekrutan badan Ad Hoc ini dimulai dari tanggal 18 Januari 2020, lalu. Hingga batas pendaftaran Jum’at 24 Januari 2020, pukul 00.00 WITa, jumlah pendaftar sebanyak 113 orang.

Terhitung, untuk Kecamatan Kulisusu pendaftar sebanyak 22 orang, Kulisusu Utara 21 orang, Kulisusu Barat 12 orang, Bonegunu 20 orang, Kambowa sebanyak 21 orang, dan Wakorumba Utara 17 orang.

Para pendaftar akan memperebutkan 30 kuota untuk dari 6 kecamatan. Setiap kecamatan 5 orang dengan masa tugas selama 9 bulan, mulai terhitung sejak 1 Maret sampai 30 November 2020.

Kordiv SDM dan Parmas KPU Butur, Asnawi ditemui di sela-sela acara penutupan pendaftaran yang disaksikan para staf Bawaslu setempat di Gudang Logistik KPU Butur mengatakan, jumlah pendaftar PPK telah memenuhi kuota dua kali kebutuhan setiap kecamatan.

Oleh karena itu, pihaknya tak akan melakukan perpanjangan waktu pendaftaran.

“Karena sudah memenuhi kuota pendaftar perpanjangan ditiadakan,” kata Asnawi yang didampingi anggota KPU Butur Muh Sairman Sahadia, serta LM Miswar Adhi Putra.

Setelah proses pendaftaran selesai dilanjutkan dengan penelitian administrasi pada tanggal 25-27 Januari. Selanjutnya, pengumuman hasil penelitian administrasi pada 28-29 Januari.

‘Sedangkan seleksi tertulis pada 30 Januari. Dilanjutkan dengan pemeriksaan hasil tes tertulis selama tiga hari. Kemudian pengumuman hasil tes tertulis,” terangnya.

Untuk wawancara, akan digelar pada tanggal 8 hingga 10 Februari. Kemudian, pengumuman hasil seleksi wawancara (10 besar). Pengumuman 5 besar dijadwalkan, tanggal 26-28 Februari. Sehari sesudah pengumuman akan dilakukan pelantikan.

Sementara itu, ketua KPU Butur Hasruddin dalam beberapa kesempatan menegaskan, dalam perekrutan PPK ini sama sekali tidak dipungut biaya. Pelaksanaan tes dilakukan transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Semua proses dilakukan secara transparan, dan gratis atau tidak dipungut biaya. Jika ada oknum-oknum yang menjanjikan untuk diluluskan dengan dimintai mahar berupa uang atau barang, untuk tidak percaya,” tegasnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...