Bupati Butur Ingatkan Jajarannya untuk Terus Ukir Prestasi Realisasikan Program Pemerintah

278
 

Buranga, Inilahsultra.com-Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan kembali mengimbau kepada jajarannya agar terus mengukir prestasi dalam merealisasikan programnya. Kemudian, prestasi tersebut bisa membanggakan masyarakat, dan mengharumkan daerah serta bisa dikenang oleh generasi mendatang.

Demikian dikatakan Abu Hasan dalam rapat koordinasi Kecamatan Bonegunu di Permandian Hangka Desa Lanoipi, Sabtu 25 Januari 2020.

Dalam rapat koordinasi itu, Abu Hasan berharap bisa melahirkan poin-poin keputusan penting bagi masyarakat. Konsep Pemerintah Desa Lanoipi merupakan pemikiran kreatif dan inovatif dan bisa diukur dalam waktu tertentu.

“Perubahan terjadi karena ada konsep, gagasan dan ide, namun itu semua tidak cukup kalau hanya sebatas berpikir, tanpa bekerja. Kita maju kalau memiliki konsep, ide dan gagasan kreatif dan inovatif dan bisa direalisasikan,” katanya.

Tantangan yang terus dihadapi, terang Abu Hasan ialah persoalan infrastruktur dan lapangan kerja.

Ketua PDIP Sultra ini menjelaskan, mengenai infrastruktur jalan ada beberapa tingkatan status jalan di Butur, ada jalan nasional, provinsi dan jalan kabupaten. Jalan-jalan tersebut masing-masing memiliki batas kewenangan dalam pembangunan jalan itu.

Di mana, jalan provinsi yang ada di Butur merupakan jalan terpanjang dan memiliki tingkat kerusakan terpanjang yang ada di Sultra. Kondisi ini menjadi tantangan pemerintah daerah, namun demikian bupati melalui kebijakannya, sebagian titik kerusakan jalan provinsi itu menggunakan angaran khusus atau dana jaga-jaga untuk memperbaikinya.

“Tantangan kedua kita adalah soal lapangan kerja. Mengenai lapangan kerja dapat diatasi dengan memproduktifkan lahan,” ujarnya.

Menurut mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini, lahan di Butur cukup banyak dan luas. Apabila dimanfaatkan dengan baik dan produktif, maka dengan sendirinya lapangan kerja hadir dengan sendirinya.

“Mari kita manfaatkan lahan tersebut, dengan tidak menyerahkannya ke pihak-pihak asing. Kepada pemerintah desa dan lurah agar terus menjaga lahan-lahan masyarakat agar tidak terjual kepada investor,” tegasnya.

Saat ini juga, sambung Abu Hasan Pemda Butur telah menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat pelatihan tenaga kerja. Selain BLK pemda juga sudah menghadirkan pabrik pengolahan kelapa, dengan harapan pabrik ini sebagai sentra ekonomi masyarakat dan bisa menyerap tenaga kerja.

Beberapa hal dan upaya pemerintah menghadirkan program untuk menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Dikesempatan itu pula, Abu Hasan berpesan kepada kepala desa yang sebentar lagi berakhir masa jabatanya, agar merapikan administrasinya. Kemudian, bagi pelaksana kepala desa, agar tidak merubah tatanan struktur pemerintahan yang ada di desa.

“Jangan mengotak-atik strukturnya, demi menjaga kesinambungan pembangunan dan keberlanjutan pemerintahan,” pesan Abu Hasan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...