Kerja Nyata Rusman Emba, Tahun Ini Keciprat DAK Rp 41 Miliar untuk Peningkatan Jalan

3252
 

Raha, Inilahsultra.com- Bupati Muna, LM. Rusman Emba terus berupaya membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan. Alhasil tahun 2020 ini bentuk kerja nyatanya mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler maupun penugasan.

Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Eddy Uga saat ditemui di Galampano, Senin 27 Januari 2020 menjelaskan, bahwa tahun ini Kabupaten Muna mendapatkan DAK reguler dan penugasan semua untuk peningkatan jalan di beberapa kecamatan.

- Advertisement -

“Alhamdulillah tahun ini berkat komunikasi yang dibangun oleh Pak Bupati (Rusman Emba) di Kementerian PUPR maupun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), DAK kita mengalami peningkatan hampir 50 persen. Dulu mendapatkan Rp 22 miliar, sekarang Rp 41 miliar,” terangnya.

Mantan Asisten II Setda Muna menyebutkan, pemeliharaan berskala jalan yang dianggarkan melalui DAK reguler jalan, meliputi peningkatan jalan ruas jalan Pokadulu-Motewe (Jalan menuju pasar panjang) senilai Rp 8,6 miliar, peningkatan ruas jalan Laghontoge yang berada di Kecamatan Tongkuno dengan anggaran Rp 5,4 miliar.

Kemudian, peningkatan ruas jalan Bonea-Kombungo senilai Rp 4,4 miliar, pemeliharaan berkala ruas jalan La Ode Abdul Kudus senilai Rp 3,3 miliar, pemeliharaan berkala ruas jalan akses arena dayung senilai Rp 3 miliar, serta pemeliharaan berkala ruas jalan Urip Sumoharjo.

Sementara itu, peningkatan jalan yang dianggarkan melalui DAK penugasan jalan, diantaranya peningkatan jalan ruas jalan Paelangkuta-Tampo senilai Rp 3,7 miliar, peningkatan jalan ruas Lakapodo-Wakadia senilai Rp 4 miliar, dan peningkatan ruas jalan Wakuru-Oelongko senilai Rp 4,2 miliar.

“Apa yang menjadi keluhan masyarakat Tampo beberapa hari lalu sekarang jalananya segera diaspal, tinggal menunggu hasil lelang,” tegasnya.

Eddy menuturkan, belum menjawab semua apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait jalan. Hal ini disebab keterbatasan anggaran, namun ada upaya untuk melakukan perbaikan.

“Kalau beberapa jalanan yang rusak akan dianggarkan Dana Alokasi Umum (DAU),” imbuhnya.

Reporter : Iman Supa

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...