Virus Corona di China, Tujuh Mahasiswa Konut Masih Enggan Pulang ke Indonesia

667
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tujuh dari 10 mahasiswa asal Kabupaten Konawe Utara diketahui masih berada di China.

Ketujuh mahasiswa itu yakni, Nurfaizah Haling, Aswia, Made Feni Wihandayani, Valentinus Teko, Fadhillah Ma’ruf Ibrahim, Muthiah Damayanti dan Siska Ayu Lestari. Mereka bertempat di Kota Chifeng dan kuliah di Chifeng University.

- Advertisement -

Kabag Humas Pemkab Konut La Ode  Aminuddin mengaku, ketujuh mahasiswa asal Konut itu masih enggan pulang ke kampung halamannya meskipun wabah virus corona terus memakan korban dan menyebar di beberapa kota besar di Tiongkok.

Menurut Aminuddin, keengganan mereka pulang karena tempat tinggal dianggap masih aman dari virus corona atau jauh dari Kota Wuhan Provinsi Hubei.

“Jaraknya seperti dari Jakarta ke Kendari,” katanya, Minggu 2 Februari 2020.

Ia mengaku, baru saja berkomunikasi dengan mahasiswa asal Konuy tersebut. Mereka, lanjut Aminuddin, dalam kondisi baik-baik saja.

Namun demikian, pemerintah tetap akan mengupayakan mereka kembali ke Indonesia untuk sementara waktu mengingat virus corona makin banyak memakan korban.

“Sejak awal, pak Bupati (Ruksamin) sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar segera berkoordinasi dengan kampus mereka untuk dipulangkan. Tapi mereka sendiri masih merasa aman katanya di sana,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Konawe Utara Ruksamin berharap agar 10 mahasiswa asal Kabupaten Konawe Utara yang sementara menjalani studi di China untuk segera dipulangkan.

“Melaui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saya mengintruksikan agar segera melakukan koordinasi dengan rektor institute yang memfasilitasi Pemerintah Konawe Utara dengan fakultas kedokteran agar mahasiswa yang dari Konawe Utara yang ada di China saat ini untuk segera dipulangkan dulu,” dalam keterangan tertulisnya.

Ia menyebut, berdasarkan laporan, cadangan makanan di Kota Wuhan telah menipis dan transportasi ditutup. Selain itu, anak-anak asal Konawe Utara telah mengalami trauma akibat wabah virus corona yang telah mematikan puluhan orang itu.

“Jadi intinya mereka cepat pulang bagaimanapun caranya, kalo perlu langsung di KBRI,” tegasnya.

Penulis : Jusbar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...