Tapal Batas Bermasalah, Pemekaran Kecamatan Nambo Ditolak Kemendagri

Subhan
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Langkah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kota Kendari untuk menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan pemekaran Kecamatan Nambo terhenti di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

-Advertisements-

Ketua DPRD Kota Kendari Subhan mengatakan, Kemendagri menolak rancangan peraturan daeraeh (Raperda) Nomor 2 tahun 2017 tentang pembentukan Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penolakan tersebut, kata Subhan, terkait masalah tapal batas, peta wilayah dan titik kordinat yang belum mendapatkan persetujuan dari Kemendagri yang dianggap masih ada yang harus dilakukan perbaikan.

“Untuk perbaikan masalah tapal batas, peta wilayah dan titik koordinat dengan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)
yang akan kita diselesaikan. Ini menjadi PR kita bagaimana untuk menyelesaikan proses pemekaran Kecamatan Nambo sesuai aturan yang berlaku,” kata Subhan di ruang kerjanya, Senin 3 Februari 2020.

Sebenarnya, kata Politisi PKS ini, di DPRD Kota Kendari sudah membahas dan menetapkan pemekaran Kecamatan Nambo, tapi di Pemprov Sultra dan Kemendagri masih ada yang harus diselesaikan.

“Kita sudah sepakat akan kita bahas ulang agar pemekaran Kecamatan Nambo seperti apa yang diinginkan Kemendagri,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan pemekaran ini, kata Subhan, komunikasi dengan Pemprov Sultra dan Kemendagri agar nomor register Kecamatan Nambo cepat keluar.

“Saat ini DPRD, Pemkot Kendari dan Pemprov Sultra sedang melakukan komunikasi dengan Kemendagri untuk menyelesaikan pemekaran Kecamatan Nambo secara defenitif,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...