BNNP Sultra Tes Urine Personel Basarnas Kendari

596
Kepala BNNP Sultra.

Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak 115 personel Basarnas Kendari mengikuti tes urine sebagai bentuk untuk dilakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika
dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) di kantor Basarnas Kendari, Jumat 7 Februari 2020.

Selain dilakukan tes urine, BNNP Sultra juga memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba terhadap personel Basarnas Kendari.

- Advertisement -

Kepala BNNP Sultra Ghiri Prawijaya mengatakan, menindaklanjuti program pemerintah tahun 2016 bahwa pemberantasan narkoha bukan hanya dilakukan BNN, tetapi semua stakeholder untuk berpartisipasi dalam pemberantasan barang haram tersebut.

“Semua stakeholder yang ada termasuk Basarnas Kendari untuk bekerja sama dan berpartisipasi serta bersinergi dengan BNN dalam memutus rantai narkoba,” kata Ghiri Prawijaya saat ditemui usai kegiatan.

“Kami hanya menindaklanjuti, yang punya ide sendiri sebenarnya dari Basarnas dan kami menerima. Ini bagian dari kerjasama atau bersinergi karena kita sama-sama sadar narkoba itu bahaya kita bersama,” tambahnya.

Mantan Kepala BNNP Jambi ini berharap,
Basarnas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, serta kepahlawanan terhadap masyarakat sangat tinggi dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Kita harapkan dapat mengkampanyekan bahaya Narkoba, kalau hanya dari BNN mungkin terbatas, tapi kalau kita bersama-sama bisa berjalan dengan baik. Intinya memberikan edukasi kepada masyarakat dengan bahaya narkoba,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan, kegiatan tes urine dan penyuluhan terkait bahaya narkoba merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat, dan Basarnas meneruskan intruksi tersebut kepada jajarannya.

“Basarnas Kendari melakukan tes urine kepada seluruh pegawai dan karyawan dalam rangka pencegahan, penanggulangan, pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Kalau nantinya ada indikasi ditemukan anggota yang menyalahgunakan narkoba dalam tes urine, mantan Kepala Basarnas Semarang ini mengatakan, akan dilakukan koordinasi lebih lanjut untuk berkonsultasi dengan BNNP Sultra dalam mengambil langkah-langkah selanjutnya.

“Langkah secara internal melakukan pembinaan dan mencari akar permasalahan. Paling tepat itu adalah langkah rehabilitasi dan akan dikenakan sanksi yang tak terlepas dari aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk itu, mantan Kepala Basarnas Merauke ini mengimbau dan menekankan kepada jajaran Basarnas Kendari yang ada di pos-pos Wakatobi, Baubau, Kolaka dan unit siaga yang ada di Konawe Utara serta di Morowali tidak mencoba-coba memakai barang haram tersebit.

“Kami mengimbau kepada seluruh jajaran Basarnas Kendari jauhi narkoba dari diri kita, keluarga kita, dan dilingkungan sekitar kita supaya terhindarkan dari penyalahgunaan narkoba,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...