81 Kades Terpilih di Mubar Dilantik Akhir Pekan Ini

331
 

Laworo, Inilahsultra com– Sebanyak 81 calon kepala desa (Kades) yang terpilih pada pemilihan Kades serentak beberapa waktu lalu, di Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan dilantik pada Jumat, 14 Februari 2020 mendatang.

“Sebanyak 81 kades terpilih akan dilantik minggu ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Mubar, Abdul Nasir Kola saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 10 Februari 2020.

Terkait soal 12 Kades yang diduga bermasalah, kata Nasir, semua sudah diselesaikan oleh panitia.

“Pelantikan Kades terpilih sebanyak 81 orang itu termasuk 12 orang yang bermasalah tadi. Kalau tidak puas dengan keputusan Pankab silahkan menggugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” tegasnya.

Sama halnya dengan Desa Santigi, Kecamatan Tiworo Utara yang diduga soal pemalsuan Ijazah oleh Kades terpilih, atas Nama Herlis. pihaknya juga akan tetap mengikuti pelantikan kades secara serentak nanti.

Sebelumnya, Kepala Desa Santigi yang terpilih itu sudah diadukan di Polres Muna oleh Sekretaris Desa Santigi, Saparudin melalui kuasa hukumnya, Abdul Rajab.

Soal dugaan ijazah palsu itu, Nasir menerangkan bahwa itu wewenang kepolisian dan bukan wewenang panitia.

“Tetap dilantik semua. Nanti kalau sudah dilantik, ternyata putusan ingkra kita liat apa putusannya. Kalau ada aturan misalnya ketika tiga tahun (Pidana) dan dipecat ya dipecat,” jelasnya.

Ketika terbukti bahwa, Kades terpilih di Desa Santigi memang melakukan pemalsuan ijazah, maka dalam proses berjalanya nanti menjadi kepala desa defenitif dan sudah dilantik, Kata Nasir, akan diliat dulu berapa lama unsur pidananya.

“Kan ada aturan itu, berapa lama orang dipenjara harus tinggalkan jabatanya. Kalau misalnya vonisnya hanya 1 bulan, ya berarti hanya diistirahatkan 1 bulan Setelah laksanakan pidananya itu, dilanjutkan (menjabat kades kembali). Dan yang akan mengisi jabatan sementara itu bisa sekretaris (Sekdes), bisa dari pegawai tergantung SK Bupati,” urainya.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...