Pemrov Sultra akan Bangun 60 Unit Rumah Korban Konflik di Buteng

304
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi berjanji akan membangun 60 unit rumah warga yang dibakar dalam bentrok kelompok dua desa di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) beberapa waktu lalu.

Dua desa yang bentrok yakni, Desa Wadiabero Kecamatan GU dan Kelurahan Tolandona Kecamatan Sangiawambulu.

- Advertisement -

Rencanan pembangunan rumah itu disampaikan langsung Ali Mazi saat melakukan kunjungan kerja, dalam rangka penyerahan barang bantuan bagi korban konflik sosial, di Kecamatan Wadiabero, Rabu 12 Februari 2020.

“Kita akan bantu bangun rumah 60 unit yang jadi korban konflik di Buteng,” ungakp Ali Mazi.

Menurut Ali Mazi, pemerintah telah melakukan survei rumah warga korban kebakaran.

“Untuk rumah yang akan dibangun dalam bentuk satu tipe, dengan total anggaran sebesar Rp 3,4 miliar,” katanya.

Ali Mazi meminta, kejadian serupa tidak terulang lagi. Kepada masyarakat Buteng, jika ada ketersinggungan kelompok masyarakat agar dapat diselesaikan dengan musyawarah terlebih dahulu.

“Disetiap daerah ada RT/RW, sebisa mungkin setiap persoalan selesaikan dulu melalui RT/RW, ada karang taruna, ada juga organisasi lainnya. Apabila belum dapat diselesaikan, maka sampaikan kepada kepala desa, camat, hingga ke tingkat Bupati,” jelasnya.

Dia mengingatkan, kepada masyarakat dalam rangka menyusun pembangunan daerah, salah satu penghambat pembangunan daerah adalah konflik antar warga.

“Perekonomian akan menjadi terlambat. Manfaatnya tidak ada, setelah konflik hanya kehancuran yang ada,” bebernya.

Oleh sebab itu, sebagai Gubernur Sultra mengimbau masyarakat untuk menghentikan pertikaian. Dalam membangun daerah bukan dengan emosi, tetapi dengan kesabaran, ketakwaan dan keikhlasan.

Sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang. Buteng telah diberikan kekayaan alam, laut yang begitu bagus, lokasi pariwisata, pertanian dan perkebunan. Semua potensi itu sangat luar biasa untuk dimanfaatkan.

“Sekarang bukan lagi zamannya jago-jagoan, semua sudah modern. Kita berlomba-lomba untuk memacu, untuk membangun daerah,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...