Keruhnya Air PDAM Kendari Diduga Disebabkan Aktivitas Tambang dan Sawit

304
 

Kendari, Inilahsultra.com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari Damin mengungkapkan penyebab keruhnya air PDAM yang mengalir di masyarakat selama ini.

Salah satunya adalah akibat aktivitas pertambangan dan perkebunan sawit di hulu Sungai Konaweha.

Hal ini diungkapkan Damin saat menerima rombongan Komisi II DPRD Kota Kendari, Kamis 13 Februari 2020.

Ia menjelaskan, penyebab keruhnya air PDAM adalah, pertama, adanya perubahan air baku ini karena adanya kegiatan di hulu Sungai Konaweha seperti aktivitas kelapa sawit, dan pertambangan.

“Inilah yang menyebabkan perubahan air baku yang menyebabkan kualitas air tidak bagus. Sebenarnya kami bisa kontrol dengan menggunakan peralatan yang ada dan dosis bahan kimia, akan tetapi tingkat kekeruhan tetap muncul,” ungkapnya.

Penyebab kedua, kata dia, pipa PDAM bocor. Ketika pipa bocor karena pelayanan air di masyarakat digilir, maka pada saat pipa kosong pada saat itu kotoran lumpur masuk ke dalam pipa.

Lanjut dia, kekeruhan air terjadi pada musim hujan. Jika pipa, bocor lalu ada genangan air, maka pada saat itu kotoran masuk.

“Memang produksi air kami belum jernih dan kadang-kadang berbau. Ini yang menyebabkan pipa bocor, karena pipa kami gunakan sudah tua, yang beroperasi sudah puluhan tahun belum pernah diganti,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap dengan kehadiran anggota dewan bisa memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah yang yang dihadapi PDAM.

“Saya harap di hadapan Komisi II ini bisa memberikan solusi dan mendukung kami dalam memperbaiki pelayan kualitas air bersih PDAM,” harapnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...