Warganya Kena Gizi Buruk, Bupati Buteng ‘Semprot’ Kadis Sosial dan Kesehatan

1449
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Salah seorang anak di Desa Waliko Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sarlan (6) menderita gizi buruk. Anak ibu Wa Lani ini, kini terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buteng.

Sarlan divonis menderita gizi buruk karena usia dan berat badanya tidak sesuai standar kesehatan.

- Advertisement -

Bupati Buteng Samahuddin yang mendengar informasi itu langsung memerintahkan Direktur RSUD Buteng dr Karyadi agar memberikan perawatan yang baik kepada Sarlan, Jumat 14 Februari 2020. Bahkan, Samahuddin mengingatkan agar tidak memungut biaya sepersen pun.

“Rawat ini anak sampai sembuh jangan pungut biaya,” perintah Samahuddin,

Usai menjenguk Sarlan, La Ramo sapaan Samahuddin melampiaskan amarahnya kepada Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan.

La Ramo langsung menelpon Kepala Dinas Sosial yang sedang mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Kecamatan Talaga.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Masa ada warga yang sudah lama terkena gizi buruk tidak diidentifikasi. Berarti Dinas Sosial sama Dinas Kesehatan dimana kerjanya,” semprot La Ramo.

Selain memerintahkan merawat Sarlan, Samahuddin juga meminta dengan tegas agar Kartu BPJS Kesehatan milik Sarlan dibantu pengurusannya.

Apalagi, saat ini pemerintah daerah telah menganggarkan biaya BPJS Kesehatan untuk warga miskin mencapai Rp 13 Miliar.

Saat menjenguk Sarlan, Samahuddin juga memberikan bantuan uang secara pribadi. Uang itu diharapkan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan Sarlan selama berada di RSUD Buteng.

Dr Agus Budiarto yang merawat Sarlan mengatakan, Sarlan sudah mengalami gizi buruk selama setahun lebih.

“Kalau melihat dari kondisinya ini anak sudah setahun mengalami gizi buruk. Normalnya anak usia enam tahun berat badannya minimal 15 kilogram sampai 20 kilogram. Namun Sarlan hanya samapai 10 kilogram saja,” ungkap Agus.

Dokter spesialis anak itu menambahkan, Sarlan mengalami penyakit komplikasi sehingga butuh perawatan khusus untuk proses pemulihan.

“Kita akan memberikan pelayanan maksimal buat anak ini. Saat ini kita sudah mengambil langkah-langkah mengatasi gizi buruknya,” jelasnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...