Kadis PU Kendari Tak Tahu Tambahan Rp 63 Miliar di Revisi APBD 2020

1832
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menemukan anggaran tidak masuk akal yang masuk dalam rencana revisi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020, yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Dalam revisi APBD 2020 Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari mendapat anggaran tambahan sebesar Rp 63 miliar. Sementara dalam APBD induk sudah mendapatkan anggaran kurang lebih Rp 100 miliar.

- Advertisement -

“Sebenarnya tambahan anggaran Rp 63 miliar ini untuk apa, dalam revisi APBD 2020 juga tidak dijelaskan untuk program apa,” tanya Ketua Komisi III Rajab Jinik di kantornya, Jumat 14 Februari 2020.

Dana tambahan Rp 63 miliar ini, kata Rajab, jangan sampai Pemkot Kendari untuk membayar utang ke pihak ketiga yang belum terlunaskan.

“Karena kemarin alasan mendasar dari sekda untuk bayar utang pemkot. Kalau betul-betul untuk bayar utang, kenapa tidak dimasukkan dalam pembahasan APBD induk 2020. Kenapa tiba-tiba mereka datang di sini memaksa kami untuk memberikan rekomendasi dan tanda tangan. Ini yang perlu dijelaskan pemkot,” ungkapnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 ini. Makanya tidak ada ruang bagi Pemkot Kendari untuk melakukan revisi APBD 2020 sebelum jadwal pembahasan APBD perubahan.

“Kami Fraksi Golkar tegas menolaknya, kami tidak mau bertanggung jawab suatu saat nanti ketika bermasalah. Kami yakin ini bermasalah administrasi yang menjerumuskan anggota dewan dalam proses hukum,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PU Kota Kendari Erlis Sadya Kencana mengaku tidak mengetahui ada tambahan anggaran sebesar Rp 63 miliar, yang dimasukkan dalam rencana revisi APBD 2020.

“Uang apa itu. Tidak ada itu, soalnya saya belum pernah dengar itu uang dalam revisi APBD 2020,” katanya saat ditemui di DPRD Kota Kendari, Jumat 14 Februari 2020.

Kalaupun ada yang dimasukan pemerintah, kata Erlis, saat ini revisi APBD 2020 belum disetujui dewan.

“Belum ada revisi APBD 2020. Tidak itu anggaran tambahan,” singkatnya.

Saat ditanya kalau memang ada anggaran 63 miliar dalam revisi APBD 2020, itu anggaran dipergunakan untuk apa, Erlis menjawab dengan menyuruh Wartawan untuk mengecek di bagian anggaran Pemkot Kendari

“Coba kalian tanya pada bagian anggaran, karena kita buka anggaran. Kita tidak tahu soal anggaran tambahan itu untuk apa. Sudahmi ya, saya tidak tahu itu,” kata Erlis sambil meninggalkan wartawan.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...