PDI Perjuangan Anggap Pilwawali Kendari Tidak Terlalu Penting

ishak ismail
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Kendari Ishak Ismail menilai, Pemilihan Wakil Wali Kota Kendari tak terlalu penting.

-Advertisements-

Menurutnya, yang lebih penting adalah anggota dewan memastikan proses pembangunan di Kota Kendari yang pro rakyat.

Ishak menyebut, Pilwawali hanya momentum untuk melengkapi sistem ketatanegaraan saja.

“Ini sebenarnya bukan agenda penting-penting amat. Ini hanya untuk melengkapi sistem yang sempat cidera. Jadi, jangan terlalu heboh soal pilwawali dibandingkan soal kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia mengaku, sejak awal PDI Perjuangan tidak terlalu over untuk mengomentari Pilwawali karena bukan partai pengusung.

Ia juga menganggap, Pilwawali Kota Kendari hanya memilih wakil dan menentukan kebijakan adalah Wali Kota Kendari.

Namun demikian, kata dia, PDI Perjuangan pastinya akan memilih siapa calon yang tepat untuk dipilih mendampingi Sulkarnain Kadir.

Untuk menentukan sikap yang sama, Ishak mengundang seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kendari untuk mempetimbangkan untung ruginya memilih dua nama yang didorong partai pengusung.

“Untuk menjunjung tinggi demokrasi di partai, sekalipun saya punya mandat dari DPP dan DPD memiliki kewenangan penuh (memutuskan), malam ini saya kumpul bersama teman-teman di Fraksi PDI Perjuangan untuk membicarakan hal ini. Teman-teman di fraksi tahu dinamika di dalam,” jelasnya.

Sejauh ini, sudah ada dua nama yang didorong partai pengusung yakni Adi Jaya Putra dan Siska Karina Imran.

Kedua nama itu, sebut Ishak, sama saja. Keduanya boleh dibilang memiliki hubungan keluarga satu sama lain.

“Sebenarnya tidak ada nilai tambah kita dapatkan karena yang kita pilih hanya posisi wakil,” imbuhnya.

Lantas siapa yang akan dipilih PDI Perjuangan dari dua nama itu?

Ishak Ismail belum mau bicara gamblang. Pastinya, kata dia, PDI Perjuangan ingin menjadi partai yang konsisten dan memiliki komitmen dalam berpolitik.

“Saya harapkan PDI Perjuangan jangan ada ruginya, harus untung. Kalau kalah tetap untung, kalau menang lebih-lebih untung banyak,” tekannya.

Ia menuturkan, keputusan sikap PDI Perjuangan akan diputuskan malam ini. Keputusan itu, lanjut dia, menjadi pegangan bersama dan kader yang duduk di dewan diingatkan untuk tidak melawan keputusan partai.

“Kader harus tetap patuh terhadap keputusan partai. Kalau mbalelo, sanksinya PAw (penggantian antarwaktu). Tapi sejauh ini, kader PDI Perjuangan selalu patuh pada keputusan partai,” pungkasnya.

Penulis : Jusbar
Editor : Pandi

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...