Hadiri Sertijab Kepala BPK Sultra, Ali Mazi Berharap Tak Ada Korupsi Keuangan Daerah

392
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Hotel Claro Kendari, Senin 24 Februari 2020.

Acara sertijab Kepala Perwakilan BPK Sultra yang lama Hermanto digantikan oleh M Ali Asyhar, yang disaksikan
langsung bupati, wali kota, Ketua DPRD dan Forkopimda di Sultra.

- Advertisement -

“Selamat bertugas kepada Kepala BPK Sultra yang baru dengan harapan dapat mengembang amanah tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, dan kepada pejabat sebelumnya selamat bertugas di tempat yang baru dan semakin sukses,” kata Ali Mazi.

Orang nomor satu di Sultra ini menjelaskan, BPK merupakan lembaga bersifat independen yang berfungsi sebagai auditor dalam pengelolaan keuangan negara atau daerah.

Dalam tatanan organisasi pemerintahan, lanjut Ali Mazi, proses pergantian pucuk pimpinan merupakan hal yang lazim dilaksanakan sebagai salah satu upaya penyegaran perangkat organisasi, yang tetap berjalan dalam keselarasan dan keseimbangan sesuai tujuan organisasi tersebut.

Tugas dan fungsi BPK di daerah sangat penting dan strategis. Secara nyata berperan penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di pemerintah daerah untuk senantiasa berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku secara efektif dan efisien dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Untuk di Sultra BPK telah banyak memberikan sumbangan yang sangat bermakna, khususnya bagi kemajuan pengelolaan keuangan pemerintah daerah,” ujarnya.

Politikus NaSdem ini menjelaskan, yang perlu diingat dengan raihan WTP bukan berarti tidak ada masalah dalam pengelolaan keuangan daerah. Tetapi masih banyak yang harus dibenahi agar benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini akan menjadi tugas kita semua, baik pemerintah daerah maupun BPK terhadap penilian keuangan dan administrasi demi peningkatan kinerja yang lebih baik,” jelasnya.

“Saya mengimbau kepada seluruh kepala daerah bupati dan wali kota beserta jajarannya, agar tidak sunkan untuk meminta bimbingan dan petunjuk BPK, demi kelancaran dan pertanggungjawaban keuangan agar dapat terhindar dari kasus korupsi,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...