Wali Kota Kendari Rekomendasikan Status IAIN Kendari Menjadi UIN

782
 

Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mendukung rencana transformasi kelembagaan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Hal ini diungkapkan wali kota saat menerima audiensi Rektor IAIN Kendari Faizah Binti Awad didampingi para Wakil Rektor, Dekan, dan Ketua SPI di Kantor Wali Kota, Senin 24 Februari 2020.

- Advertisement -

“Saya mendukung sepenuhnya perubahan status ini. Bagi saya tidak ada alasan untuk menolak, sebab ukuran maju tidaknya pendidikan di suatu daerah adalah dari jumlah universitasnya dan semoga ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Kendari ini, kehadiran UIN di Kota Kendari akan membuka akses pendidikan masyarakat, karena dapat dipastikan perubahan status dari institute menjadi universitas akan diikuti dengan bertambahnya jumlah fakultas dan program studi.

Sebagai wujud dukungan terhadap IAIN Kendari, Sulkarnain langsung menyerahkan surat rekomendasi alih status IAIN menjadi UIN. Bahkan jika memungkinkan dia juga bersedia mengikuti presentasi alih status di Kementerian Agama maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Saya siap memberikan dukungan materil dengan memporsikan anggaran untuk pengembangan IAIN Kendari apabila pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari naik signifikan,” jelasnya.

Rektor IAIN Kendari Faizah Binti Awad menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Wali Kota. Dukungan ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu persyaratan transformasi kelembagaan.

“Kami akan memaksimalkan upaya transformasi ini sebagai wujud pengabdian terhadap pengembangan pendidikan di Sultra. Harapan kita UIN Kendari nantinya akan menjadi ikon pendidikan Islam di Bumi Anoa ini,” jelasnya.

Sebelumnya, IAIN Kendari juga telah memperoleh rekomendasi dari Ketua DPRD Provinsi Sultra, Ketua DPRD kota Kendari, dan Bupati Buton Utara. Saat ini, pihak IAIN Kendari juga tengah menanti rekomendasi dari Pemprov Sultra serta sejumlah Pemda, yang menjadi daerah asal mahasiswa IAIN Kendari seperti Konawe Selatan, Bombana, Kolaka, Muna, dan Kota Bau-bau.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...