Huntara di Konut Diterjang Banjir Bercampur Lumpur Diduga Gegara Tambang

481
 

Kendari, Inilahsultra.com – Desa Puusuli Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara (Konut) diterjang banjir, Kamis 27 Februari 2020.

Banjir yang terjadi kali ini ironis. Sebab, warga yang terdampak adalah mayoritas korban banjir pada Juli 2019 lalu yang dipindahkan di rumah hunian sementara (huntara) di Desa Puusuli.

- Advertisement -

Rumah huntara yang mereka tinggali diterjang banjir setinggi 1 meter lebih ditambah lumpur merah diduga dari aktivitas pertambangan.

Salah satu warga Konut, Andreas menyatakan, banjir ini telah membuat barang-barang milik warga rusak.

“Semua warga yang tinggal di huntara kembali jadi korban banjir,” katanya kepada Inilahsultra.com, Kamis 27 Februari 2020.

Kerusakkan lingkungan akibat aktivitas pertambangan diduga menjadi penyebab terjadinya banjir di daerah itu.

Sebab, material lumpur yang terbawa dari atas gunung turut masuk di pemukiman warga. Untuk itu, ia mendesak agar, aktivitas pertambangan dievaluasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut Djasmiddin Djamal menyebut, hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama dua jam di daerah itu hingga memicu banjir bercampur lumpur.

Selain akibat curah hujan yang tinggi, banjir juga diperparah dengan sempitnya sungai di daerah itu yang berjarak 150 meter dari huntara.

“Sungai ini tersumbat sehingga air dengan debit yang begitu besar tidak mampu tertampung dan meluber ke pemukiman warga,” katanya.

Meski demikian, ia tidak ingin bicara terbuka soal banjir disebabkan oleh aktivitas pertambangan. Namun, ia menduga bahwa kerusakkan lingkungan menjadi penyebab banjir.

“Karena lumpur yang dari gunung turun ke kampung,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, Pemkab Konut telah bergerak cepat mengantisipasi dampak banjir. Selain mengerahkan tim pemadam kebakaran untuk membersihkan rumah warga berikut perabotannya, pihaknya juga melalui dinas terkait melakukan perluasan dan pelurusan kali.

Ia berharap, kerusakkan lingkungan yang diduga menjadi penyebab banjir segera dipikirkan dan ditanggulangi sedini mungkin.

Penulis : Nur Kasri

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...