DPRD Sultra Bahas Hibah Tanah untuk Bawaslu, PUPR dan Pertamina

142
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) membahas hibah aset dan bangunan untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pertamina.

Pembahasan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sultra Muh Endang SA dan dihadiri perwakilan Pemprov Sultra dan anggota dewan.

- Advertisement -

Hibah tanah dan bangunan tiga lembaga ini diusulkan oleh Pemprov Sultra ke DPRD Sultra. Selanjutnya DPRD bersama instansi terkait termasuk lembaga pengusul menggelar rapat.

Dari tiga usulan itu, baru berkas Bawaslu yang dianggap lengkap. Sementara Pertamina dan PU PR masih butuh kajian lebih lanjut dan cek di lapangan.

Menurut Endang, setelah memberikan kesempatan Kepada Ketua Tim Pemprov Sultra Saemu Alwi, bahwa dokumen dokumen terkait aset yang akan dilepas tersebut belum lengkap, termasuk dasar untuk memberikan hibah kepada PT Pertamina dan PUPR.

“Yang telah dipaparkan oleh Pemprov, akan jadi tambahan atau rujukan dalam pembahasan penyerahan aset. Karena itu sebaiknya kita turun bersama untuk mengecek aset yang akan diserahkan kepada pihak Pertamina dan PUPR,” jelas Endang.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKAD Sultra Isma mengakui bahwa baru berkas Bawaslu Sultra yang dinyatakan lengkap.

“Kalau Pertamina dan PUPR belum lengkap,” imbuhnya.

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh saat memimpin sidang paripurna.

Di tempat terpisah anggota DPRD Sultra Fajar Ishak menilai, pemberian hibah aset ke Pertamian patut dipertanyakan.

Menurutnya, perlu dipertimbangkan dulu karena Pertamina adalah perseroan terbatas dan pemerintah tak dibolehkan untuk menghibahkan asetnya pe perusahaan sekalipun BUMN.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu menyebut, usulan hibah aset ini dinilai penting dalam menunjang kerja Bawaslu ke depan.

Terlebih, kata dia, terdapat penambahan pegawai dan Bawaslu tidak bisa melakukan renovasi gedung sebelum aset tersebut menjadi milik lembaga pengawas pemilu ini. (adv)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...