La Bakry Teken MoU Pengembangan Kelapa dengan PT Krambil Idjo

Bupati Buton La Bakry saat menandatangani kerjasama dengan Direktur PT Krambil Idjo Jokjakarta Syaukani Bowo Laksono di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa, Sabtu 7 Maret 2020.
Bacakan

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Bupati Buton La Bakry melakukan penandatanganan nota kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur PT Krambil Idjo Jogjakarta Syaukani Bowo Laksono, di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa, Sabtu 7 Maret 2020.

MoU itu terkait pengembangan tanaman kelapa.

-Advertisement-

Pendatanganan MoU disaksikan Sekretaris Daerah Ir La Ode Zilfar Djafar MSi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) selaku penggerak wirausaha muda berprestasi tingkat nasional Dr Soni Trison, Ketua Pengurus KSU Indonilkas bidang usaha pertanian, perkebunan, perikanan Sultra dan para peserta pengolahan produk kelapa.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buton, saya menyampaikan terima kasih kepada Direktur PT. Krambil Idjo Jogjakarta yang mau melakukan kerjasama bersama Pemkab Buton tentang Konsorsium pengolahan produk kelapa di daerah ini,” kata La Bakry.

Dia berharap, kerjasama tersebut nantinya dapat menjadikan Kabupaten Buton sebagai salah satu daerah yang bisa mandiri.

“Terima kasih pada Pak Soni yang telah meluangkan waktunya guna memberikan masukan kepada masyarakat, khususnya para peserta pengolahan produk kelapa di daerah ini,” kata Politikus Partai Golkar ini.

Sementara itu, Direktur PT. Krambil Idjo Jogjakarta Syaukani Bowo Laksono menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Buton karena telah melakukan kerjasama dengan PT Krambil Idjo Jokjakarta.

Dia menjelaskan, penggunaan produk kelapa sangat penting dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, terutama minyak kelapa.

Menurut dia, minyak kelapa tidak mengandung kolestrol, melainkan bisa menyembuhkan segala macam penyakit yang ada.

Dosen IPB Dr Soni Trison mengatakan, kerjasama dengan pihak perusahaan dalam pengembangan kelapa sangat penting. Pemkab Buton perlu membentuk lembaga sehingga pengolahan produk kelapa dapat tersistematis.

“Penting Kabupaten Buton melakukan kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional agar pengolahan produk kelapa dapat diketahui oleh masyarakat luas serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kerja sama ini,” katanya.

Penandatanganan MoU tersebut dirangkaikan dengan pelatihan pengolahan produk kelapa bertema ‘Melalui Akselerasi Rumah Produk Krambil Idjo dan Indo Nilkaz Sebagai Kontribusi Positif Pengembangan Produksi Kelapa Dalam Mewujudkan Gerakan Kelapa Tiga Kali Ekspor’.

Reporter: LM Arianto

Facebook Comments