Pengedar Narkoba di Mandonga Ditangkap Polisi, Simpan Sabu di Kamar Mandi

1374
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tim Posnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra menangkap pengedar narkoba jenis sabu di Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari, Jumat 6 Maret 2020, pukul 09.30 WITa.

Diketahui pelaku berinisial SF (32) warga Jalan Imam bonjol Lorong Lapangan Tembak Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari.

- Advertisement -

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti sabu seberat 182,85 gram.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek menyebut, sabu itu dibuat dalam 16 bungkus sachet.

Penangkapan SF berawal dari laporan masyarakat tentang adanya seorang pengedar narkotika jenis sabu di daerah itu.

Atas laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan untuk memastikan sasaran tempat, orang dan barang.

Tepat Jumat 6 Maret 2020 sekitar pukul 09.30 Wita, tim lidik mengetahui ada barang (narkotika) di dalam rumah SF, yang telah dijadikan target.

Di situlah polisi menangkap SF disertai barang bukti lima sachet sabu yang dididapat di kantong celananya.

Tak puas, polisi melanjutkan penggeledahan rumah dan ditemukan enam sachet narkotika jenis sabu di kamar mandi rumah.

Tim opnsal juga meminta bantuan K9 Ditsamapta Polda Sultra untuk pengeledahan di sekitar rumah target.

“Dari penggeledahan ditemukan kembali barang diduga adalah narkotika jenis sabu sebanyak lima sachet besar. Sehingga total keseluruhan narkotika jenis sabu yang ditemukan seberat brutto 182 gram,” kata La Ode Proyek, Sabtu 7 Maret 2020.

Selain mengamankan narkoba, polisi turut menyita satu unit sepeda motor merek Yamaha Fino warna hitam dengan Nopol : DT 2827 XX, satu unit handphone merek VIVO Y12 warna biru, satu unit handphone merek Samsung E1272 warna ungu, satu bungkus rokok sampoerna mild bekas, satu bungkus rokok Djarum super mild bekas, satu bungkus sachet besar sisa bekas penyimpanan sabu, 200 bungkus sachet besar kosong serta barang bukti lainnya.

“Modus operandi tersangka memperoleh dan mengedarkan narkotika jenis sabu dengan cara sistem tempel jaringan terputus,” tutur Proyek.

Atas perbuatannya, SF disangkakan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...