Pemda Koltim Terus Genjot Pertanian dan Perkebunan Sebagai Sektor Unggulan

588
 

Tirawuta, Inilahsultra.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus meningkatkan produktivitas di sektor pertanian dan perkebunan untuk kebutuhan masyarakat.

Pertanian menjadi sektor sangat penting dalam mendukung perekonomian daerah melalui program peningkatan produktivitas, mutu, dan nilai tambah. Sementara sektor perkebunan sangat diutamakan dalam pemgembangan tanaman.

- Advertisement -

Selain dikenal menjadi sentral produksi padi, daerah yang dipimpin Tony Herbiansyah selaku Bupati Koltim memiliki keunggulan disektor perkebunan seperti cengkeh, lada, kakao.

Selain beberapa komoditas tersebut, para petani yang ada di daerah tersebut tengah mengembangkan tanaman Sorgum.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati Tony Herbiansyah bersama jajajarannya melakukan kegiatan panen perdana tanaman Sorgum seluas 30 Hektare di Desa Lamunde, Kecamatan Tinondo belum lama ini.

Sorgum merupakan tanaman serba guna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan, Sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika Sub-sahara.

“Pemda akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat petani dalam mengembangkan hasil tanaman di Koltim,” ujar Tony Herbiansyah.

“Dengan dorongan Pemda. Saya meminta kepada masyarakat dapat memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dijadikan sektor pertanian dan perkebunan,” tambahnya.

Bupati Koltim, Tony Herbiansyah memberi sambutan saat menghadiri panen raya di Atolanu.

Untuk itu, Pemda akan terus memberikan perhatian kepada petani yang mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan dengan bantuan alat produksi.

“Harapan kami bantuan yang telah diberikan mampu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan,” harapnya.

Selain menghadiri pesta panen Sorgum
di Desa Lamunde, Kecamatan Tinondo, Bupati Tony Herbiansyah kembali menghadiri pesta panen di Desa Atolanu, Kecamatan Lambandia, belum lama ini.

Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Koltim Hj Suhaemi Nasir, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Camat Lambandia.

Dalam sambutannya, Bupati Tony Herbiansyah mengungkapkan, acara panen tersebut merupakan wujud kesyukuran atas hasil yang didapatkan. Namun tetap harus mengevaluasi diri dengan yang hasil yang didapatkan dari hasil panen tersebut.

“Saya kembali mengingatkan, dengan apa yang kurang saat ini untuk kita perbaiki dan yang baik untuk terus kita tingkatkan dengan baik,” ujarnya.

Untuk menunjang transportasi kegiatan di desa, selaku pengambil kebijakan tertinggi di Koltim, Tony berjanji, tahun depan akan kembali mengalokasikan pengaspalan jalur jalan hingga batas Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Kita akan aspal jalur jalan untuk memperlancar akses perputaran ekonomi di masyarakat. Kalau jalannya bagus, maka masyarakat bersemangat untuk melakukan aktivitas pertanian dan perkebunan,” janjinya.

Tony Herbiansyah (tengah baju biru) sedang mengecek kakao siap ekspor milik salah satu koperasi di Jembrana.

Sebagai bentuk keseriusan untuk terus memajukan sektor pertanian dan perkebunan di Koltim, Pemda Koltim memberikan bantuan pupuk organik cair (POC) kepada petani dengan kapasitas 1.972 Hektare lahan persawahan di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia.

Pengadaan bantuan pupuk organik tersebut, melalui APBD perubahan 2019, Pemda Koltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta dan di APBD induk 2020 sebesar Rp 800 juta.

“Harapan kami dengan bantuan ini bisa mendapatkan hasil yang baik dan melimpah, dan petani bisa secara serius petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh penyuluh. Selain mereka (Petani) mendapatkan hasil pertanian bagus, mereka juga mendapatkan ilmu dari penyuluh,” ujarnya.

“Dengan pemeberian bantuan ini, kita ingin melihat Koltim lebih maju dan makmur disektor pertanian dan perkebunan,” tambahnya.

Untuk itu, Bupati Tony Herbiansyah terus berinovasi dan mencari berbagai reverensi untuk dapat mewujudkan produksi pertanian Kakao Koltim di ekspor ke berbagai negara.

Bupati bersama Kadis Perkebunan Koltim Sawal Sarifudin, belum lama ini mengunjungi salah satu koperasi yang berada di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Dalam rangka studi belajar koperasi Kakao yang telah diekspor ke mancanegara.

“Disalah satu koperasi di Jemberana ini, mereka telah mengekspor kakao hingga berbagai negara di eropa. Diantaranya, Francis, Belgia dan Inggris. Nantinya, akan menjadi rujukan kita di Koltim bagaimana agar kakao kita bisa di ekspor,” tutur bupati usai mengunjungi sejumlah koperasi di Jembrana belum lama ini.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan koperasi dan pemerintah Jembrana bisa menjadi contoh atau rujukan pemerintah dan petani kakao khususnya di Koltim.(Adv).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...