Kelurahan Takimpo Buton Deklarasi Bebas Miras

433
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kabupaten Buton mulai mendapat banyak penolakan. Deklarasi sejumlah kelurahan dan desa menolak peredaran Miras terus dilakukan.

Teranyar, Kelurahan Takimpo Kecamatan Pasarwajo melakukan deklarasi anti Miras di Baruga (Rumah Adat) Takimpo, Sabtu 14 Maret 2020.

- Advertisement -

Tokoh Masyarakat Kelurahan Takimpo La Hadamu mengatakan, tingkat kriminalitas di Kelurahan Takimpo yang disebabkan miras sangat tinggi. Sehingga lembaga adat yang terdiri tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan duduk bersama merumuskan kesepakatan dan sanksi bagi pemakai Miras. Kesepakatan itu melibatkan Polisi dan TNI.

“Selama ini lembaga adat telah menjatuhkan sanksi pada 7 warga Takimpo atas tindakan kriminal sehubungan dengan miras,” kata Hadamu.

Kapolres Buton AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, kejahatan yang terjadi di daerah ini mayoritas disebabkan Miras.

“Tindak pidana baik itu KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), penganiyaan, pembunuhan, pencurian itu selalu diawali karena para pelaku itu menggunakan Miras. Jadi Miras memang sangat berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat,” kata mantan Kapolres Muna ini.

Dari pengamatan Polres Buton, lanjut Agung, daerah-daerah yang telah melakukan deklarasi bebas Miras, tindak kriminal mengalami penurunan yang siginifikan.

“Deklarasi ini sangat bermanfaat bagi generasi muda supaya mereka tidak dirusak oleh dampak buruk Miras ini,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya sangat mendukung deklarasi Miras tersebut. Agung meminta Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk terus mengawal kegiatan deklrasi anti Miras agar bisa berjalan dengan baik.

Bupati Buton La Bakry mengatakan, deklarasi anti Miras yang digelar warga Kelurahan Takimpo adalah satu langkah yang luar biasa.

“Yang dilakukan oleh tokoh-tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua elemen masyarakat Kelurahan Takimpo ini untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari dampak minuman keras dan sejenisnya karena Miras merupakan semua pangkal tindak pidana,” kata La Bakry dikutip dari siaran pers Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton.

Ketua DPD Partai Golkar Buton ini mengatakan, deklarasi bebas Miras yang digelar di Kelurahan Takimpo merupakan lanjutan dari desa dan kecamatan lain yang sudah melakukan deklarasi.

“Atas nama jajaran pemerintah dan Forkopimda serta masyarakat Kabupaten Buton saya menyampaikan pernghargaan dan terima kasih atas inisiasi deklarasi miras di Takimpo ini,” ungkapnya.

La Bakry berharap, deklarasi bebas Miras yang sudah dilakukan tetap dipertahankan. Hal itu untuk menyelamatkan masa depan masyarakat Takimpo khususnya generasi muda.

Kegiatan deklarasi bebas Miras di Takimpo ini diawali dengan pengobatan gratis. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Polres Buton dengan Pemerintah Kabupaten Buton, melalui Dinas Kesehatan.

Untuk diketahui, berdasarkan kesepakatan bersama antara Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Pemerintah Kelurahan Takimpo, bagi yang melanggar aturan kampung bebas Miras, judi dan tindak pidana akan didenda sebagai berikut :

1. Pelaku penjual denda Rp 5 Juta
2. Pelaku peminum denda Rp 3 Juta
3. Rumah digunakan acara Miras denda Rp 1 Juta
4. Pelaku pemain judi denda Rp 5 Juta
5. Penyedia lokasi judi denda Rp 1 Juta.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...