Polisi Tangkap Lelaki Penyebar Video TKA China di Bandara dan Teriak Corona

11330
 

Kendari, Inilahsultra.com – Video kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Bandara Halu Oleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Minggu 15 Maret 2020 sekira pukul 19.40 Wita, menjadi viral di media sosial.

Video itu berdurasi 58 menit dan diwarnai teriakan perekam berulang-ulang “satu pesawat semua Corona”.

- Advertisement -

Perekam video tersebut diketahui Harjono (39). Ia tak menyangka, jika rekaman video dan teriakan itu buat dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Setelah video itu viral, pria asal Desa Onewila, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ini diamankan oleh Subdit V Ditreskrimsus Polda Sultra, Senin 16 Meret 2020 sekira pukul 03.50 WITa.

Dalam vidio berdurasi 2 menit 22 detik, pria yang berprofesi sebagai sopir rental bandara ini, meminta maaf didampingi dua penyidik polisi. Isi video itu, Harjono diminta untuk mengklarifikasi adanya penyebaran video bohong atau hoaks saat kedatangan pesawat Garuda GA.696 di Bandara Halu Oleo dengan tujuan Jakarta-Kendari.

“Saya menjelaskan, memang benar mereka bukan datang dari China, tetapi mereka dari Jakarta habis mengurus visa di Jakarta,” ucap Harjono dalam video permintaan maafnya.

Ia menyebut, hal yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Untuk itu, ia meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak berwajib khususnya masyarakat Kota Kendari karena video itu membuat resah masyarakat Sultra.

“Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya, saya tidak akan mengulangi lagi. Jika saya mengulangi perbuatan itu lagi, saya bersedia diproses sesuai undang-undang yang berlaku,” ucapnya.

Saat pesawat Garuda landing di Bandara Haluoleo, penumpang keluar dari pesawat lewat pintu keluar Bandara. Spontan Harjono membuat video tentang berita adanya virus corona dan dalam video tersebut ia berteriak “satu pesawat corona semua”.

Pembuatan video itu, menurut Harjono spontan sambil iseng-iseng dengan teman sopir rental bandara. Lalu video tersebut dikirim melalui grup WhatsApp, beberapa saat setelah video dikirim sudah tersebar luas dan ia tidak mengetahuinya.

Sementara itu, kedatangan 40 TKA China di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu 16 Maret 2020 dibenarkan Kepala Kepolisian (Kapolda) Sultra, Brigjen Pol Merdisyam. Tetapi TKA ini pulang dari memperpanjang visa di Jakarta, mereka bukan baru datang dari China. Karena mereka selama ini tidak pernah kembali ke China.

“TKA itu, baru saja datang dari Jakarta untuk mengurus ijin kerja dan perpanjangan kontrak dan kembali ke Morosi untuk kembali bekerja,” katanya.

Menurutnya, mereka sudah dilengkapi dengan surat keterangan dari karantina kesehatan dan perijinan dari Imigrasi pusat sebelum kembali ke Kendari.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...