Lembaga Adat Tolaki Minta Kedatangan TKA Dihentikan

1327
 

Kendari, Inilahsultra.com – Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta pemerintah pusat untuk menutup akses masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal Cina masuk di Bumi Anoa, demi menghindari wabah virus corona.

“Kami minta pemerintah pusat maupun daerah menghentikan TKA masuk di Sultra demi keamanan dan menjaga wabah virus corona,” kata Ketua LAT Sultra, H. Masyhur Masie Abunawas, Rabu 18 Maret 2020.

- Advertisement -

Terkait masuknya TKA di Sultra, lanjutnya, pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra untuk intens melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen dan yang paling penting kondisi kesehatan TKA.

“Pemda harus berani mengambil sikap untuk melakukan pemeriksaan seluruh pekerja asing, yang ada di Sultra untuk memastikan kondisinya. Harus dipastikan, karena saat ini kondisi maayarakat dengan isu corona sangat sensitif,” jelasnya.

Menurut mantan Wali Kota Kendari dua periode ini, pengawasan harus diperketat di Bandar Udara (Bandara) Haluoleo Kendari, karena di situ celah masuknya TKA.

“Memperketat pemeriksaan di Bandara Haluoleo Kendari. Mengingat Bandara merupakan pintu akses keluar masuknya penumpang dari berbagai daerah maupun luar negeri,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, Pemprov Sultra
harus berani mengambil sikap dan harus berani memberikan informasi keterbukaan secara umum mengenai angka dan jumlah masyarakat yang sudah terindikasi virus corona.

“Kita minta Pemprov Sultra harus mengumumkan, apakah sudah ada masyarakat terindikasi virus corona, dan jangan ditutup-tutupi. Pemprov Sultra harus berani mengeluarkan hasil data pemeriksaan TKA yang bekerja di tambang,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...