Disomasi Yusuf Contessa, Surunuddin : Jangan Coba-coba Rusak Nama Baik Saya

3660
 

Kendari, Inilahsultra.com – Yusuf Contessa melalui kuasa hukumnya Ali Rajab B, SH dan Djoko Susilo, SH melayangkan somasi kepada Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga pada 5 Maret 2020.

Dalam surat somasi tersebut, dijelaskan terkait utang piutang.

- Advertisement -

Pada 7 Desember 2015, Surunuddin meminjam uang kepada Yusuf sebesar Rp 1 miliar, yang mana dana tersebut dititipkan melalui Fatmawati Faqih.

Kemudian, pada 18 Juli 2016, Surunuddin kembali meminjam uang sebesar Rp 500 juta, yang mana dana tersebut dititipkan melalui Rian (Sepri Surunuddon) di Bank Panin KCU Kendari.

Selanjutnya, pada 15 November 2016 Surunuddin meminta agar anaknya Aksan Jaya Putra untuk kembali meminjam uang kepada kliennya sebesar Rp 100 juta. Dana tersebut dititipkan kepada Rian (Sepri Surunuddin) buat biaya berobat ke Singapura.

Terakhir, pada 13 Desember 2016, Surunuddin kembali meminta anaknya Aksan Jaya Putra meminta uang kepada Yusuf sebesar Rp 200 juta, dana tersebut dititipkan kepada Rian (Sepri anda) buat biaya berobat ke Singapura.

Namun, tuduhan itu dibantah Bupati Konsel Surunuddin Dangga. Ia mengatakan, tidak mengenal Yusuf Contessa, apalagi meminjam uang yang disampaikan dalam surat somasi.

“Sebelumnya saya tidak kenal itu orang. Nanti setelah pilkada baru saya kenal dia, itu pun datang di rumah bersama ibunya,” ujar Surunuddin Dangga saat ditemui di kediamannya di Kendari, Rabu 18 Maret 2020.

Ia mengaku, pada saat itu Yusuf datang di rumahnya setelah terpilih menjadi bupati.

“Dia mau menyogok saya untuk meminta proyek. Tapi saat itu saya tolak, karena saya bukan begitu orangnya,” ungkapnya.

Terkait utang, Surunuddin membantah, karena dirinya tidak pernah meminta uang kepada Yusuf. Tapi kalau Aksan Jaya Putra dan Adi Jaya Putra yang mengutang, maka kedua putranya yang harus membayar.

“Aksan dan Adi yangg berutang, maka minta sama mereka. Jangan bawa-bawa nama saya, karena tidak ada hubungannya dengan saya. Dan Saya ingatkan sama dia kalau masih mau tinggal di Kendari jangan korek korek dengan hal-hal tersebut,” tegasnya.

“Saya sudah suru Aksan dan Adi kalau ada utangnya sama Yusuf untuk segera dilunasi, karena ini orang tidak baik dari pertama saya lihat,” tambahnya.

Surunuddin mengakui pada waktu Pilkada meminjam uang kepada mantan Wali Kota Kendari, Asrun, bukan kepada Yusuf.

“Saya pinjam uang sama Asrun bukan sama dia dan pinjaman itu sudah saya kembalikan pada saat pilgub kemarin, bahkan ada lebihnya saya kembalikan,” ujarnya.

Surunuddin menilai, langkah yusuf mensomasi dirinya karena ada tendensi politik yang akan menjatuhkan nama baiknya.

“Saya menilai. Dia ini mau merusak nama baik saya, karena ini momen politik dan sebentar lagi Pilkada,” ujarnya.

Politikus Golkar ini mengingatkan kepada Yusuf apabila hal terus dipersoalkan dan diumumkan di publik. Maka ini sudah jelas pencemaran nama baik.

“Jika sudah ramai. Saya merasa nama baik saya telah dicemaran, maka saya akan laporkan dia. Jadi, jangan main-main dengan saya dengan tuduhan utang yang tidak benar,” tegasnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...