Wali Kota Kendari Pastikan Stok Beras di Bulog Divre Sultra Aman

143
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengecek
ketersediaan beras di Gudang Bulog Divre Sultra, Kamis 19 Maret 2020.

Pengecekan dilakukan langsung Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir, bersama Kapolres Kendari dan Dandim 1417 Kendari serta sejumlah Kepala OPD lingkup pemkot, untuk memastikan stok beras di tengah isu Covid-19 atau virus corona.

- Advertisement -

Sulkarnain mengatakan, ketersediaan stok beras di Bulog tidak terganggu meskipun isu virus corona tengah menghantui masyarakat Indonesia, terkhusus di Kota Kendari.

“Virus corona sama sekali tidak mempengaruhi stok beras. Stok beras kita ada 900 ton di gudang, artinya cukup sampai dengan September 2020. Masyarakat jangan khawatir dan tetap tenang,” kata Sulkarnain Kadir, Kamis 19 Maret 2020.

Meskipun stok beras masih aman,
orang nomor satu di Kota Kendari ini mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pemborongan beras. Apalagi melakulan penimbunan beras dengan jumlah banyak, yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil keuntungan di tengah Covid-19 yang meresahkan masyarakat saat ini.

“Kita ingatkan jangan memainkan menimbun beras dalam situasi saat ini. Kalau ada yang kita temukan, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Dalam menjaga kestabilan harga sembako di tengah isu corona saat ini, kata Sulkarnain, rencanannya akan melakukan operasi pasar di beberapa pasar di Kota Kendari

“Kita melihat dulu situasi, jika operasi pasar dibutuhkan, kita siap lakukan dengan berkoordinasi Bulog,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Perum Bulog Divre Sultra, Ermin Tora, mengatakan, untuk stok beras aman
sampai dengan enam bulan ke depan. Karena beras yang ada saat ini mencapai 900 ton.

“Masyarakat nda usah panik akan kekurangan beras, dan kalau stok dianggap masih kurang. Maka kantor Pusat Perum Bulog siap mendistribusikan, karena stok beras kita secara nasional ada 1,5 juta ton,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...