Pasien Penyakit Benjolan Keluhkan Pelayanan RSUD Mubar yang Lambat

921
Pasien terpaksa dipulangkan ke rumahnya karena tak ditangani baik di RSUD Mubar. (Muh Nur Alim)

Laworo, Inilahsultra.com – Pasien penyakit benjolan mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat.

Pasien tersebut diketahui bernama Nuhiba (57). Warga Desa Bangko Kecamatan Maginti Kabupaten Mubar ini datang di RSUD ditemani keluarganya, Arfan.

- Advertisement -

Nuhiba (57), kata Arfan, diketahui mengalami sakit di perut dan ada benjolan di bagian belakangnya.

Sebelum dibawa di RSUD Mubar, Nuhiba sempat diperiksa di Puskesmas Pajala dan puskesmas merujuknya ke RSUD Mubar.

Namun di RSUD Mubar pasien tersebut dibiarkan baring berjam-jam di ruang unit gawat darurat (UGD) tanpa ada penanganan dokter.

“Sempat diperiksa juga di UGD tapi dilayani begitu saja. Masuk, baring yah begitu saja. Tapi belum dipindahkan juga di ruangan pelayanan. Jadi kita minta pulangkan saja karena kalau mau bermalam di sana tidak ada juga keluarga,” kata Arfan kepada jurnalis Inilahsultra.com, Sabtu 21 Maret 2020.

Karena tidak ditangani baik, pihak keluarga meminta untuk dirujuk di RSUD Muna. Namun kata Arfan, dokter umum yang ada di RSUD Mubar sempat menelpon di RSUD Muna, dan RSUD Muna untuk sementara belum bisa menerima pasien.

“Saya kan minta juga rujukan ke Raha tapi saya dengar belum bisa menerima pasien di sana untuk sementara ini. Karena tidak bisa, jadi saya minta bawa pulang mi,” katanya.

Sementara, Sonia, Dokter Umum RSUD Mubar mengaku, pihaknya tetap melayani pasien tersebut. Hanya saja dokter di RSUD Mubar masih terbatas.

“Kendalanya di sini toh, dokter ahlinya masih terbatas. Yang ada di sini kan cuman dokter ahli penyakit dalam, anak sama kandungan,” singkat Sonia.

Pantauan jurnalis Inilahsultra.com, RSUD Mubar nampak sunyi. Di pintu masuk gedung poli umum pelayanannya ditutup. Dokter yang ada hanya dokter umum.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
loading...