Cegah Penyebaran Virus Corona, KPU Butur Tunda Pelantikan PPS

756
 

Buranga, Inilahsultra.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Utara (Butur) menunda pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada Butur 2020, karena wabah virus corona atau Covid-19.

Rencananya anggota PPS terpilih itu bakal dilantik pada hari ini, Minggu, 22 Maret 2020, tapi karena adanya surat edaran dari KPU RI terkait penundaan beberapa tahapan Pilkada dalam rangka pencegahan penyebaran wabah virus Corona.

- Advertisement -

“Iya benar pelantikan PPS ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Penundaan ini berdasarkan surat keputusan KPU RI,” kata Ketua KPU Butur, Hasruddin, Minggu 22 Maret 2020.

KPU resmi mengeluarkan surat keputusan penundaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman pada 21 Maret 2020.

“Memutuskan, menetapkan penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020,” bunyi surat keputusan KPU.

Berdasarkan surat keputusan itu, setidaknya ada tiga tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya.

Surat keputusan KPU Butur terkait penundaan pelantikan PPS.

Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS. Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan.

Ketiga, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih dan yang terakhir adalah tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Menindak lanjuti keputusan itu, KPU Butur telah mengeluarkan surat keputusan bernomor 79/PP.04.02-SD/7410/KPU-Kab/III/2020 terkait penundaan pelantikan anggota PPS pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Butur tahun 2020, sampai batas waktu yang tidak ditentukan, yang ditandatangani langsung Ketua KPU Butur Hasruddin.

Anggota PPS yang seyogianya dilantik hari ini sebanyak 270 orang. Mereka tersebar di 90 desa/kelurahan se Butur. Setia desa ada 3 anggota PPS.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...