BLK Kendari Gandeng Pemkot, DPRD dan Polres Kendari Distribusikan 900 Masker

263
 

Kendari, Inilahsultra.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dan Kepolisian Resort (Polres) Kendari lakukan distribusi 900 masker di empat tempat berbeda.

Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu, Selasa (24/3) mengatakan, empat tempat yang menjadi titik distribusi masker kali ini yaitu Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas, Puskesmas Lepolepo, Polres Kendari, dan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari.

- Advertisement -

“Empat tempat ini sesuai arahan dari Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir yang disesuaikan dengan kebutuhan tempat-tempat tersebut,” terangnya dalam rilis yang diterima Inilahsultra.com.

Orang nomor satu di BLK Kendari ini merincikan, dari 900 masker hasil karya siswa jurusan garmen apparel BLK Kendari tersebut diberikan ke RSUP Bahteramas sebanyak 500 masker, Puskesmas Lepolepo 100 masker, Polres Kendari 150 Masker, dan dititipkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari sebanyak 150 masker.

“Kita tidak bagi langsung ke masyarakat untuk menghindari kerumunan, jadi kami menitipkannya di tempat-tempat yang kami anggap memang membutuhkan dan itu sesuai arahan wali kota,” sebutnya.

BLK Kendari sendiri, lanjut dia, masih akan terus memproduksi masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Untuk metode pembagian, selanjutnya kita akan kordinasi dengan Gubernur dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra),” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku, pihaknya sangat berterimakasih dengan bantuan dari BLK Kendari yang sangat peduli terhadap masyarakat untuk membantu dan mencegah penularan virus corona.

“Kami sangat berterimakasih, sebab bantuan BLK Kendari sangat berarti, apalagi di tengah kelangkaan masker seperti saat ini, yang kita ketahui bersama bahwa masker telah menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Jusbar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...