Perusahaan Tambang di Kolaka Utara Beraktivitas di Halaman SMAN 1 Batu Putih

1662
 

Kolaka Utara, Inilahsultra.com  – Sebuah perusahaan tambang di Kolaka Utara diketahui beraktivitas di halaman SMA Negeri 1 Batu Putih Desa Mekuasseng Kecamatan Batu Putih.

Ketua Pergerakan Pemuda Mahasiswa Kolaka Raya (P2MKR) Nur Alim menyebut, aktivitas tambang diduga ilegal terkesan kebal dengan hukum.

- Advertisement -

Padahal, perusahaan tersebut nyata-nyata melakukan aktivitas penggalian ore nikel dihalaman sekolah. Ia pun menduga, penegak hukum terkesan membiarkan.

“Dinas ESDM yang memiliki kewenangan dalam sektor pertambangan seakan tidak bernyali untuk menindak para pelaku tambang diduga ilegal ini,” ungkapnya, Kamis 26 Maret 2020.

Perusahaan tambang ini, kata dia, bernaung di bawah IUP  PT Kasmar Tiar Raya (KTR).

“PT Kasmar Tiar Raya (KTR) merupakan pemilik IUP yang paling bertanggungjawab atas maraknya aktivitas kejahatan di sektor pertambangan. Pasalnya dokumen PT KTR lah yang dipakai para pelaku tambang ilegal ini untuk melakukan penjualan tanah ore illegal,” ungkapnya.

Sementara itu Kades Mekuasseng, Dhajar sekaligus Ketua Komite SMAN 1 Batu Putih mengatakan penggalian tanah ore di halaman SMA Negeri 1  Batu Putih telah dirapatkan dengan pihak sekolah dan mendapat persetujuan dari para orang tua siswa.

“Iya saya ini ketua komite sekolah. Penggalian tanah ore itu telah mendapat persetujuan dengan pihak sekolah dan komite,” singkat Dadjar.

Terhadap kesepakatan itu, Nur Alim menyayangkan terlebih harus mengorbankan sekolah yang juga aset pemerintah daerah.

“Kami sangat menyayangkan adanya aktivitas penambangan yang dilakukan di lingkungan sekolah. Apalagi persoalan penambangan ilegal di Kolaka Utara ini sudah kami laporkan di Polda Sulawesi Tenggara,tapi nampaknya memang ada konspirasi besar-besaran yang terjadi antara aparat penegak hukum dan pelaku tambang ilegal, karena hingga saat ini laporan kami tak kunjung ada tindak lanjutnya,” bebernya.

Ia berharap Pemprov Sultra segera bertindak termasuk DPRD Sultra sebagai perwakilan rakyat untuk menunjukkan taringnya atas carut marutnya pertambangan di Kolaka Utara.

Penulis : Nur Kasri

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...