Ketua Fraksi Gerindra DPRD Muna Soroti Lambatnya Pencairan DD

1139
 

Raha, Inilahsultra.com-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Muna, Iksanuddin Makmun menyoroti lambatnya proses pencairan anggaran Dana Desa (DD) Kabupaten Muna tahap pertama tahun 2020. Sehingga mengakibatkan, geliat pembangunan di desa terlambat.

Menurut Iksanuddin yang juga menjabat Sekretaris Komisi I DPRD Muna ini, saat ditemui di kediamannya, Minggu 29 Mei 2020, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK RI), nomor 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan DD, dana desa bisa dicairkan apabila desa telah menetapkan Perdes Tentang APBDes 2020.

- Advertisement -

“Sekarang ini mau memasuki bulan April namun geliat pembangunan di desa belum ada. Ini disebabkan lambatnya proses pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Muna,” katanya.

Apalagi, terang Iksanuddin, di tengah situasi pandemik virus Corona pemerintah desa juga sudah harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, jika ancaman virus ini sudah sampai ke desa-desa.

“Melalui Dana Desa pemerintah desa harus melakukan kebijakan anggaran yang terukur dan sesuai aturan agar mengalokasikan dana taktis untuk pencegahan ataupun sosialisasi. Agar masyarakat tau dan paham akan proses penularan virus Corona dan langkah-langkah yang harus di lakukan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini,” jelasnya.

Iksanuddin mengaku, telah mengonfirmasi salah satu kepala desa terkait perkembangan pencairan DD, ternyata Perbupnya sudah keluar sekitar 2 minggu lalu.

“Meskipun ini terkesan terlambat dibanding kabupaten lain,” tambahnya.

Olehnya itu, dirinya mengharapkan Pemda Muna melalui DPMD setempat harus gerak cepat untuk merealisasikan pencairan DD. Sebabnya, kata dia terdapat banyak sekali kebutuhan dan pembiayaan desa yang terdapat dalam anggaran berdasarkan hasil Musrembang disetiap desa.

Sekedar informasi, tahun ini pencairan DD dilakukan sebanyak tiga tahap, yakni tahap pertama sebesar 40 persen, tahap dua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen.

Reporter : Iman Supa

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...