Pengadaan Randis Pimpinan DPRD Sultra di Tengah Wabah Corona Dikritik

1369
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pengadaan kendaraan dinas (randis) Pimpinan DPRD Sultra di tengah wabah virus corona menuai kritik.

Protes itu datang dari Direktur Aliansi Perempuan Sultra Hasmida Karim. Menurutnya, pengadaan randis jajaran Pimpinan DPRD Sultra walaupun dianggarkan tahun sebelumnya, dinilai kurang tepat.

- Advertisement -

“Seharusnya APBD bisa dialokasikan sesuai kebutuhan, khususnya buat rakyat dan tenaga medis yg saat ini sedang bertaruh nyawa menyelamatkan korban Covid 19. Sementara Pimpinan DPRD sesungguhnya tidak membutuhkan randis ini karena randis pengadaan sebelumnya masih dapat digunakan untuk jajaran pimpinan,” kata Hasmida, Rabu 1 April 2020.

Ia menyebut, di tengah wabah penyakit yang sering melanda masyarakat saat ini, seharusnya APBD lebih difokuskan untuk membuat perencanaan program daerah yang memaksimalkan mitigasi dan adaptasi bencana.

Dengn kondisi banyaknya bencana di Sultra, sudah saatnya DPRD Sultra menyusun dan mensahkan perda tentang kebencanaan.

Sebab, kalau ada perda ini berarti setiap tahun bisa dialokasikan anggaran untuk mitigasi bencana.

“Jadi jangan nanti ada bencana baru ujuk-ujuk realokasi dan cari potong-potongan dari poin penganggaran lainnya,” ujarnya.

“Sebaiknya randis jajaran pimpinan DPRD Sultra yang sudah ada itu diperuntukan operasional/mobilisasi tenaga medis dalam menjangkau pasien dan melalukan surveilens ke daerah-daerah,” tambahnya.

Untuk itu, nilai Hasmida, sangat tidak etis para pimpinan DPRD ini menerima randis di tengah bencana nasional Covid-19.

“Karena Itu hanya akan melukai hati rakyat. Dimana saat ini kita tahu bahwa para pekerja informal, buruh, pelaku UMKM, kesulitan dalam menanggung kebutuhan sehari-hari akibat pemasukan yang berkurang, belum lagi tenaga medis yg serba kekurangan dalam melakukan pelayanan bagi para pasien,” imbuhnya.

Sebelumnya, empat pimpinan DPRD Sultra kebagian mobil dinas baru dengan dua merek. Yakni, Fortuner dan Camry. Harganya masing-masing Rp 600 juta rupiah.

Penulis : Jusbar

Koreksi : Redaksi telah melakukan koreksi dan penambahan kalimat yang dianggap keliru. 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...