Harga Sembako di Buteng Naik

423
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Sejak terjadinya wabah virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, berdampak pada kenaikan harga Sembako di Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Bahkan para distributor yang ada di Negri Seribu Gua itu menyepakati kenaikan harga tersebur.

Kenaikan itu mulai dari gula pasir, bawang merah, bawang putih, sampai minyak goreng. Parahnya di Pasar Kecamatan Mawasangka harga beras naik signifikan.

- Advertisement -

Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng Kostantinus Bukide mengatakan, harga bahan pokok seperti beras 50 Kg sempat mengalami kenaikan harga berkisar Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu dari harga sebelumnya Rp 530 ribu.

“Di Pasar Mawasangka itu para distributor sudah kumpul, mereka menyepakati kenaikan harga sebesar Rp 20.000 saja,” ungkapnya saat ditemui awak media usai melaksanakan rapat koordinasi pencegahan Virus Corona, di Kantor Bupati Buteng, Kamis 2 April 2020.

Meski stok beras cukup, namun kenaikan harga tersebut bisa membuat gejolak dan kepanikan masyarakat.

“Stok beras di Bulog cukup, namun dengan kenaikan harga sembako itu dapat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat, ini yang harus dicegah pemerintah,” bebernya.

Kostantinus berencana akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pasar. Bila ditemukan kenaikan harga Sembako secara signifikan pihaknya akan bersama-sama Bulog akan meyalurkan beras ke masyarakat dengan menurunkan harga.

“Kabupaten Buteng akan melakukan operasi pasar H-7 menjelang Ramadan. Harga tidak boleh dinaikan lebih tinggi karena akan membuat kepanikan, dari sisi keuntungan dan modal itu sebesar Rp 20 ribu saja, sehingga menjadi harga yang normal,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...