Meski Sering Dibubarkan Polisi, Pelaku Balapan Liar di Kendari Kembali Berulah

365
 

Kendari, Inilahsultra.com – Meski sering dibubarkan polisi, pelaku balapan di luar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tak pernah kapok. Minggu 5 April 2020 dini hari, kelompok balapan liar kembali berulah di wilayah Mandonga.

Pelaku balapan liar ini kembali beraksi di tengah mewabahnya Covid-19 di Kendari. Meski pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Sultra setiap hari mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah atau kegiatan melibatkan banyak orang.

- Advertisement -

Namun, imbauan itu tidak berlaku bagi sekelompok pelaku balapan liar. Apalagi, rata-rata pelaku balapan liar didominasi anak baru gede (ABG), seakan tidak peduli dengan situasi yang terjadi (Covid-19).

Pantauan media ini, kelompok pemuda yang rata-rata ABG dengan gaya bagaikan raja jalanan dibubarkan paksa oleh polisi. Pembubaran itu dipimpin langsung Kapala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga, AKP Ketut Arya Wijanarka SH SIK.

Aksi pemuda yang rata-rata ABG itu, mengendarai sepeda motor secara kebut-kebutan atau ugal-ugalan di jalan. Mereka tidak menghiraukan pengendara lainnya, apalagi suara knalpot motor digunakan sudah dimodifikasi dengan suara bising dan membuat sakit hati orang mendengar.

Salah satu pengendara motor yang kebetulan lewat Jalan Poros Saranani, Geri (27) terpaksa berhenti ditepi jalan. Alasannya, takut kesenggol oleh sekelompok pemuda yang ugal-ugalan di jalan.

“Mau tidak berhenti bagaimana bang, saya disambar oleh mereka. Dari pada membahayakan diri saya, mending saya berhenti,” terang Geri.

Menurutnya, balapan liar ini sudah sangat meresahkan masyarakat khususnya pengendara lain. Ini bukan pertama kali, sudah sering kali. Ia ikut prihatin dengan pelaku balapan karena bisa menyebabkan kecelakaan dan dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

“Kalau mereka punya bakat balapan motor ikut dong road race, adu skill di sirkuit resmi. Jangan hanya balapan liar alias jago kandang,” kesalnya.

Sebelumnya, Minggu 29 April 2020 lalu, Polsek Mandonga tujuh (7) unit motor berserta pengendaranya diamankan di Polsek Mandonga.

Kapolsek Mandonga, AKP Ketut Arya Wijanarka menuturkan, pagi ini ada satu unit motor yang diamankan di Mako Polsek Mandonga.

“Satu unit motor yang kita amankan, yang  lainnya berhasil kabur,” terang Arya.

Perwira dengan tiga balok di pundak ini, menghimbau agar orang tua senantiasa mengawasi dan memperhatikan anak-anaknya untuk tidak ikut melakukan aksi balap liar karena dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas dan keresahan masyarakat.

“Kepada masyarakat Kendari khususnya para orang tua, agar tidak membiarkan anak-anaknya melakukan balapan liar ditengah wabah penyebaran virus Corona,” tutup mantan Kasat Reskrim Polres Konsel ini.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...