Kendari Transmisi Lokal Virus Corona, Masyarakat Harus Ikut Imbauan Pemerintah

818
Konferensi pers Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Kendari. (Haerun)

Kendari, Inilahsultra.com – Kota Kendari merupakan salah satu daerah di Indonesia, yang ditetapkan sebagai wilayah transmisi lokal penyebaran Covi-19 atau Virus Corona di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebagai bagian dari Tim Gugus Tugas Covid-19, Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman menjelaskan, Kota Kendari dinyatakan sebagai transmisi lokal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berarti ada orang lokal di kota lulo ini yang tidak ke mana-mana sudah terinfeksi Covid-19.

- Advertisement -

Kalau selama, lanjut dia, kalau selama ini kasus Covid-19 di Kota Kendari yang ditimbulkan dari orang luar daerah setelah menjalani tes ternyata positif.

“Berarti ada orang lokal di Kendari yang sudah terinfeksi, yang sudah menyebarkan dari orang ke orang. Bukan diambil dari luar daerah virusnya,” kata dr. Sukirman saat ditemui di RSUD Kota Kendari, Selasa 7 April 2020.

Untuk itu, kata dia, Pemkot Kendari melalui Gugus Tugas Covid-19 harus melakukan pemeriksaan sebanyak-banyaknya kepada orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantuan (OPD) dan pasien dalam pemantauan (PDP) yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

“Seharusnya semua OTG, ODP dan PDP yang pernah kontak langsung dengan pasien yang positif dites, baik melalui rapid test atau swab tenggorok untuk mengetahui orang terinfeksi Covid-19,” ujarnya.

“Ketika ada gejala harus diisolasi atau di karantina dan jangan dibiarkan untuk berkeliaran, yang berpotensi akan kontak langsung dengan keluarga, kerabatnya,” tambahnya.

Dengan adanya transmsi lokal ini, kata dia, harusnya masyarakat betul-betul mengikuti intruksi dan imbauan dari pemerintah, mulai dari cuci tangan karena virus ini tidak melalui udara melainkan sentuh langsung dari orang ke orang.

“Kita tidak tahu pada saat bersentuhan dengan orang terpapar virus. Tanpa disadari ketika kita usap muka atau kocok mata, dan pada saat itu kuman virus akan masuk ke tubuh kita,” jelasnya.

Lanjutnya jaga rarak, karena kalau ada yang bersin, batuk dan berbicara virus tersebut bisa terlempar sampai 2 meter tanpa kelihata.

“Ketika kita berbicara orang ke orang harus jaga jarak, karena virus terlempar sampai 2 meter tanpa kita lihat mengenai tubuh kita terutama bagian wajah,” jelasnya.

“Kita tetap di rumah saja, supaya kita tidak menyebarkan kemana-mana virus tersebut. Pada kita harus ikuti imbauan dari pemerntah,” tutupnya.

Sebelumnya, website resmi Kementerian Kesehatan yang diakses melalui https://infeksiemerging.kemkes.go.id/ menetapkan beberapa kota di Indonesia sebagai transmisi lokal Covid-19 salah satunya Kota Kendari, Sultra.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...