Hasil Swab Negatif, 6 PDP di Kota Kendari Dipulangkan

399
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari memulangkan 6 pasien dalam pemantauan (PDP) yang selama ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, dr. Alghazali Amirullah mengatakan, 6 orang PDP yang dipulangkan kondisinya sehat dan berdasarkan hasil swab pada 7 April yang dilakukan dinyatakan negatif.

- Advertisement -

“Alhamdulillah 6 pasien ini, telah selesai dalam pemantauan. Dengan berkurangnya 6 PDP kita, maka saat ini masih 6 PDP menjalani isolasi dalam pemantauan tenaga medis di Kota Kendari,” kata dr. Alghazali Amirullah dalam acara konferensi pers di Rujab Wali Kota Kendari, Rabu 8 April 2020.

Keputusan pemulangan 6 PDP ini, kata dia, dilakukan setelah hasil pemantauan dan penanganan oleh dokter yang menanganinya.

“Tadi saya sudah menghubungi dokter yang merawat pasien tersebut dan siang pada pukul 14.30 WITa sudah diizinkan untuk pulang ke rumah,” jelasnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini menjelaskan, kepada pasien yang telah dinyatakan sehat dan dipulangkan agar dalam beberapa hari ke depan untuk tetap berada di rumah saja.

“Kami minta PDP yang dinyatakan sembuh agar tetap di rumah saja, demi keamanan dan kesehatan kita bersama. Ingat kita harus patuhi imbauan dan anjuran dari pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui 6 PDP tersebut yang dipulangkan. PDP 1 laki-laki (14) berasal dari Kecamatan Baruga dengan gejala medis batuk, sesak napas dan panas. Isolasi pengawasan di Rumah Sakit Bahteramas pada 10 Maret.

PDP 2, perempuan (21) warga Kecamatan Kambu, dengan gejala medis batuk dan sesak. Isolasi di Rumah Sakit Bahteramas
sejak 10 Maret.

PDP 3 laki-laki (27) dari Kecamatan Poasia, dengan gejala medis batuk disertai sesak. Isolasi dan pengawasan RSUD Kota Kendari sejak 11 Maret.

PDP 4 perempuan (41) dari Kecamatan Kadia, gejala medis batuk, sesak dan demam. Isolasi pengawasan RSUD Kota Kendari sejak 22 Maret.

PDP 5 laki-laki (35) dari Kecamatan Wua-wua dengan gejala batuk, sesak dan riwayat perjalanan habis dari luar negeri (umrah). Isolasi dan penagawasn Rumah Sakit Bhayangkara Kendari sejak 1 April.

PDP 8 perempuan (36) warga Kecamatan Kadia, dengan gejala medis demam, batuk, sesak diagnosa pneumoni kontak dengan suami dan riwayat perjalanan habis dari Makassar. Isolasi dan pengawasan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari beberapa waktu lalu.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...