Kendari Siapkan Rp 66 Miliar untuk Covid-19, Berikut Daftar Warga yang Berhak

1805
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah menyepakati anggaran sebesar Rp 66 miliar untuk penanggulangan dampak Covid-19 atau virus corona di Kota Lulo.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik mengatakan, anggaran sebesar Rp 66 miliar diporsikan juga untuk kebutuhan sembako kepada masyarakat kurang mampu sebesar Rp 15 miliar dampak dari wabah virus corona.

- Advertisement -

“Berdasarkan pengakuan ibu Sekda Kota Kendari anggaran pengadaan sembako untuk warga kurang mampu dampak dari virus corona sebesar Rp 15 miliar. Tapi akan kita rapatkan lagi
penambahan anggaran yang disesuaikan dengan jumlah masyarakat penerima bantuan,” kata LM Rajab Jinik, Kamis 9 April 2020.

Anggota Fraksi Golkar ini menjelaskan, berdasarkan pengakuan Pemkot Kendari dalam rapat bersama DPRD, ada 20 ribu lebih masyarakat yang terdampak dari virus corona dalam pencegahan. Untuk itu, lanjut dia, pendataan yang dilakukan oleh Pemkot melalui tingkat kelurahan yang mendapatkan sembako betul-betul tepat sasaran.

“Saya harap pendataan di kelurahan betul-betul warga kurang mampu berhak dan layak mendapatkan bantuan sembako yang terdampak dengan pencegahan virus corona,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan menjelaskan, masyarakat penerima bantuan sembako yang terdampak Covid-19 harus jelas arah dan kategorinya.

Apalagi, kata politisi PKS ini, ada PHK masal dari perusahaan karena tidak mampu menggaji karyawannya akibat Covid-19 ini.

“DPRD telah merinci kategori yang berhak menerima bantuan. Kita akan kirimkan ke Pemkot Kendari, yang berhak mendapatkan bantuan untuk menjadi bahan pertimbangan,” kata Subhan.

Adapun penerima bantuan yang telah dirinci oleh DPRD Kota Kendari.

1. Penyandang Disabilitas.
2. Buruh Bangunan.
3. Pedagang Kaki Lima (PKL).
4. Ojek Online (Ojol).
5. Sopir Angkot.
6. Sopir Grab.
7. Sopir Taxi.
8. Rental Bandara.
9. Penjual Ikan.
10. Penjual Sayur.
11. Penjual keliling.
12. Asisten Rumah Tangga (ART).
13. Mahasiswa.
14. Pegawai Honorer Pemda atau pegawai harian.
15. Pemulung.
16. Tukang Becak.
17. Janda.
18. Jompo.
19. Pekerja Tambang.
20. Pekerja Rumah Makan.
21. Pekerja Cafe di Teluk Kendari.
22. Pekerja Salon.
23. Remaja Masjid.
24. Tukang Pikul di Pasaran.
25. Gepeng.
26. Kuli Bangunan.
27. Kuli Tinta atau Wartawan.
28. Karyawan kecil yang dirumahkan.
29. Pedagang Siomay.
30. Penggali Kubur di TPA Punggolaka termasuk pegawai UPT-nya.
31. Tukang Ojek Pangkalan.
32. Tukang Parkir.
33. Tukang Kayu.
34. Nelayan.
35. Sopir Katinting.
36. Cleaning Service.
37. Tukang Sapu Jalan.
38. Karyawan Toko.
39. Pekerja Cuci Mobil.
40. Tukang Bengkel Kecil.
41. Pabitara
42. Guru Ngaji
43. Perempuan Hamil
44. Dukun Beranak mitra Bidan
45. Petugas Kebersihan Rumah Ibadah
46. Satpam Perumahan dan Perusahaan
47. Pensiunan

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...