BNPB Anggap Instruksi Wali Kota Kendari Tidak Efisien Memutus Covid-19

788
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo menilai langkah Wali Kota Kendari mengeluarkan surat edaran agar warga tetap di rumah selama tiga hari ke depan tidak efektif untuk memutus penyebaran Covid-19 atau Virus Corona.

“Silakan saja, tapi sebaiknya alangkah bagusnya sesuai WHO dan Kemenkes, 14 hari. Kalau cuma diputus 3 hari nggak putus dan belum apa-apa, karena ada yang baru kena, terus 3 hari, kan belum selesai. Kalau 14 hari baru selesai, kemungkinan besarnya seperti itu,” ujar Agus Wibowo seperti dikutip dari Detik.com, Jumat 10 April 2020.

- Advertisement -

Agus menjelaskan, gejala-gejala orang yang kena Covid-19 belum tentu muncul di hari ketiga. Bisa jadi di hari ketujuh.

“Kan masih nularin dia, masih bisa nularin ke orang jadi nggak putus, nggak efisien. Saya baca dari Kemenkes dan diadopsi WHO, bahwa masa inkubasi itu 14 hari. Tapi kalau 3 hari disuruh tinggal di rumah, mungkin baik-baik saja. Tapi nggak efisien,” jelasnya.

Lanjut Agus, dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan aturan Wali Kota Kendari soal 3 hari tidak keluar rumah itu. Namun, langkah tersebut tidak efesien untuk memutus mata rantai penyebaran corona.

“Mau sehari nggak boleh keluar, mau 3 hari nggak keluar, itu kan aturan dari wali kota masing-masing. Kalau menurut wali kota ya silakan saja. Tapi saya mengomentari kalau memutuskan rantai penularan 3 hari kurang efisien, karena butuhnya kalau melihat dari Kemenkes bilangnya 14 hari,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari mengeluarkan intruksi nomor :
443.I/1233/2020 tentang melakukan total aktivitas dalam rumah selama tiga hari (10-12 April 2020) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Kendari

Dalam intruksi terseut terdapat 3 poin yakni, seluruh Masyarakat Kota Kendari untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah selama 3 hari mulai tanggal 10 sampai 12 April 2020.

Kepada masyarakat Kota Kendari yang masih melakukan aktifitas di luar rumah akan dilakukan pengamanan oleh pihak TNI dan Kepolisian.

Selalu memperhatikan Physical dan Social Distancing selama berada di dalam rumah serta budayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mencuci tangan dengan sabun serta memperhatikan etika ketika batuk dan bersin.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...