Jumlah ODP di Busel Naik Turun

375
 

Batauga, Inilahsultra.com – Jumlah warga Kabupaten Buton Selatan (Busel) yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik turun atau berubah-ubah. Kadang bertambah dan kadang berkurang.

Empat hari yang lalu, tepatnya Kamis 16 April, warga Busel yang selesai dalam pemantauan mencapai 140 orang. Sedangkan yang masih berstatus ODP sebanyak 11 orang.

- Advertisement -

Kemudian, Jumat 17 April, orang yang selesai dalam pemantauan bertambah dua. Total yang selesai dalam pemantauan sebanyak 142 orang. Namun, ODP pada hari itu bertambah satu orang. Jadi ODP di Busel menjadi 10 orang.

Sabtu kemarin 18 April, terjadi penambahan kasus ODP sebanyak satu orang. Namun ODP yang selesai dalam pemantauan juga bertambah satu. Jadi ODP di Busel tetap 10 orang, sedangkan yang selesai dalam pemantauan mencapai 143 orang.

Hari ini, Minggu 19 April, terjadi penambahan kasus ODP sebanyak satu orang. Total jumlah ODP di Busel mencapai 11 orang. Sedangkan orang yang selesai dalam pemantauan tidak bertambah alias tetap 143 orang.

Dengan hasil tersebut, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Busel, terus meningkatkan pengawasan terhadap aktifitas keluar masuknya warga Busel.

Utamanya pemantauan khusus aktifitas keluar masuk yang ada di Pelabuhan Lakaliba, Kecamatan Lapandewa. Bagaimana tidak, di pelabuhan rakyat ini terdapat aktifitas keluar masuknya warga dengan menggunakan kapal-kapal rakyat.

“Disana (Pelabuhan Lakaliba), banyak pendatang yang pulang dari berlayar menggunakan kapal pribadi (bukan Pelni), baik dari Irian, Makassar atau pun Kendari,” tutur Kepala BPBD Busel Zamaludin.

Sejauh ini, kata dia, ada beberapa posko yang dibentuk untuk memantau aktifitas keluar masuknya warga Busel. Masing-masing, di Lawela (jalur Baubau-Busel), di Rongi (jalur Baubau atau Buton-Busel), di Pelabuhan Siompu, di Pelabuhan Kadatua dan Pelabuhan Lakaliba.

“Warga yang melintas, khususnya warga Busel yang baru pulang dari perantauan maka akan dilakukan penyemprotan dan pendataan oleh tim medis,” pungkasnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Busel ini berharap kepada masyarakat bisa mematuhi himbauan pemerintah, agar virus yang telah mengguncang dunia ini tidak menyentuh daerah syiar Islam pertama di Tanah Buton ini.

“Semoga semua ini cepat berakhir agar kita bisa kembali beraktifitas seperti biasa,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...