Pintu Masuk Muna-Buteng Akan Dijaga Ketat

499
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) telah mendirikan posko pemantau di perbatasan dengan Kabupaten Muna. Posko ini untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Posko tersebut diperketat setelah adanya tujuh warga Kabupaten Muna yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pengawasan jalur perbatasan antar kedua wilayah ini akan lebih diperketat dengan menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk berjaga.

- Advertisement -

Bupati Buteng Samahuddin mengaku sudah mendengar informasi tujuh warga Muna positif Covid-19.

“Saya sudah dengar di Muna ada tujuh (Positif Covid-19) ya. Nanti kita lihat kondisinya, kalau memang berbahaya kita harus batasi,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, Pemkab Buteng sudah melakukan langkah pencegah mulai dari pengawasan wilayah perbatasan, khususnya perbatasan di Lakapera sambil menunggu hasil koordinasi antara Sekda Buteng, pihak keamanan dan elemen terkait lainnya.

Sekda Buteng Kostantinus Bukide menambahkan, akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan pengawasan.

“Hari ini juga pengawasan ketat kita lakukan. Kita juga akan rapat untuk menentukan langkah selanjutnya sebab kemungkinan Covid-19 masuk ke Buteng sangat besar sekali,” katanya.

Kemungkinan itu bisa terjadi mengingat mobilitas dan interaksi masyarakat antar kedua daerah sangat tinggi. Olehnya itu perlu ditentukan pola pengawasan yang dinilai tepat.

“Kalau untuk berpikir sampai lockdown berarti kita matikan aktifitas masyarakat kita sendiri. Penjual sayur kebanyakan dari sana (Daerah perbatasan). Jadi kita akan diskusikan pola apa kira-kira yang paling tepat kita lakukan,” katanya.

Jendral ASN itu menilai, daerah yang paling rawan untuk dilakukan pengawasan ketat yakni di Lakapera sebagai pintu utama. Sebab daerah itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Muna.

“Meskipun ada juga jalan ‘tikus’. Tapi saya kira dengan posisi tujuh warga Muna yang positif ini, pintu masuk itu harus diawasi. Semua mobil yang masuk harus diperiksa tapi tidak boleh juga dilarang untuk masuk,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...